
Muhammad Naufal Zidan (MNZ) mahasiswa UI yang dibunuh oleh seniornya, Altafasalya Ardnika Basya.
JawaPos.com - Mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) Muhammad Naufal Zidan tewas di tangan seniornya, Altafasalya Ardnika Basya. Musababnya pelaku terjerat utang pinjaman online dan merugi berinvestasi pada produk kripto.
Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, peristiwa pembunuhan terjadi pada Rabu (2/8) sekitar Pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban diantar pulang oleh pelaku selepas memberikan pendampingan kepada mahasiswa baru.
Pelaku kemudian ikut masuk ke dalam rumah kos Zidan. Di sana mulai terjadi peristiwa pembunuhan. Diawali dengan penendangan kepada Zidan dan berujung penusukan.
"Karena sudah berteman, datang ke kos korban dari pertama ditendang, ditusuk," kata Nirwan kepada wartawan, Sabtu (5/8).
Korban ditusuk menggunakan pisau lipat yang dibawa pelaku di saku celananya. Penusukan terjadi di area dada. Korban sempat melakukan perlawanan, namun tidak berhasil.
Keesokan harinya, pelaku membeli plastik sampah hitam dan kapur barus. Plastik dipakai membungkus korban, sedangkan kapur barus untuk menghilangkan bekas bau dari jenazah korban.
"Datang ke kosan lagi dan merapikan, korban diikat, lalu dimasukan ke dalam plastik," jelas Nirwan.
Pada saat yang bersamaan, keluarga berusaha menghubungi Zidan namun tak ada respon. Akhirnya keluarga menyuruh saudara di Jakarta mengecek kos Zidan.
Saat diketuk, tak ada respon apapun dari dalam kamar. Keluarga Zidan pun memanggil penjaga kos untuk membukakan pintu dengan kunci cadangan. Setelah dibuka ditemukan Zidan sudah tewas terbungkus plastik.
Sebelumnya, peristiwa pembunuhan menimpa mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) berinisial MNZ, 19. Dia ditemukan tewas di dalam kosannya di wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok.
Wakasat reskrim Polres Metro Kota Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, kasus ini dilaporkan ke Polres pagi tadi Pukul 10.00 WIB. Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus plastik sampah dua lapis.
"Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi terlihat sempat dibersihkan," kata Nirwan di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (4/8).
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik meminta keterangan sejumlah saksi. Hasil penyelidikan membuahkan hasil dengan menangkap pelaku berinisial AAB, 23, dalam waktu 3 jam.
Pelaku diketahui senior korban di kampus. "Adik kelas satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia, korban adik kelas pelaku dan memang berteman saling mengenal," imbuh Nirwan.
Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga tewas pada Rabu (2/8). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Kemudian keluarga mengirim orang untuk mengecek korban di kosannya. Saat pintu dibuka, korban ditemukan tak bernyawa di dalam kantong plastik di kolong tempat tidur.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
