
BIKIN PANIK: Bom latih yang jatuh dari pesawat Sukhoi kemarin (6/9). (Ridho Abdullah Akbar/Jawa Pos Radar Semeru)
JawaPos.com - Sebuah bom jatuh di perkebunan warga Dusun Krajan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang, kemarin pagi (6/9). Bom dengan berat 125 kg itu berasal dari pesawat Sukhoi yang sedang menjalani latihan di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Lumajang. Warga panik, khawatir bom akan meledak.
Saksi mata bernama Taufik menjelaskan, saat sedang mencari kayu bakar, dirinya melihat satu pesawat tempur milik TNI-AU itu terbang rendah.
Selang sepuluh menit kemudian, melintas lagi pesawat sejenis. Tiba-tiba terdengar suara tembakan dan benda berat yang jatuh ke area perkebunan tebu.
Taufik lalu melapor ke perangkat desa, diteruskan ke polsek, lalu dilakukan koordinasi dengan koramil.
Bersama sejumlah warga lain mereka menghampiri lokasi. Terlihat bom tersebut masuk ke dalam tanah hingga kedalaman hampir 2 meter.
Evakuasi dilakukan. Bom diikat dengan tali. Polisi dan tentara bersama menarik tali itu untuk mengeluarkan bom. Suasana panik sempat terjadi ketika bom tersebut mengeluarkan asap. Warga yang melihat evakuasi itu berlarian menjauh.
Photo
Bom dari Sukhoi yang jatuh di perkebunan warga di Lumajang. Jawa Timur, kemarin (6/9). (Jawa Pos Radar Semeru)
Kepala AWR Pandanwangi Tempeh Kapten Joko Santoso memastikan bahwa bom berjenis Dummy P-100 tersebut tidak berbahaya. "Yang jelas, bom ini tidak berbahaya. Istilahnya bom untuk latihan saja," terangnya.
Joko belum bisa memastikan bagaimana bom itu bisa sampai jatuh ke lokasi milik warga. Mungkin ada human error. "Tapi, mengenai penyebab atau human error, bukan pada bagian saya menjelaskan ini," ucapnya.
Kapolsek Pasirian AKP Agus memaparkan, kondisi setelah menerima laporan tersebut, bom berada di kedalaman tanah dengan posisi vertikal. Evakuasi dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak AWR. Dipastikan, bom tidak berdaya ledak.
Agus menyebutkan, evakuasi yang dipimpin Kapten Joko itu dilakukan jajaran Polsek Pasirian, anggota Koramil Pasirian, serta warga. Bom itu dibawa dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Bom akan dikirim menuju AWR Pandanwangi untuk digunakan TNI-AU berlatih. Namun, dalam perjalanannya bom jatuh.
"Bom kini dibawa ke AWR Pandanwangi untuk penyelidikan," ujar dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
