
Photo
JawaPos.Com – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak memastikan akan segera ada tersangka kasus penimbunan sapi siap potong di wilayah Jabodetabek. Menurutnya, penyidik Bareskrim saat ini masih fokus memeriksa sejumlah saksi.
Victor mengungkapkan, polisi telah memeriksa 14 orang saksi sejak kasus itu terungkap. Saksi-saksi itu antara lain pemilik dan karyawan feedlotter yang digrebek, Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (APFINDO), Asosiasi Pemotongan Hewan Indonesia dan pejabat Kementerian Pertanian .
“Rencananya, begitu pemeriksaan saksi-saksi itu selesai, pekan depan kita akan gelar perkara untuk memutuskan status perkara sekaligus menetapkan tersangka” ujar Victor di Mabes Polri, Rabu (19/8).
Ia menjelaskan, ada dua pokok perkara dalam kasus penimbunan sapi potong itu. Pertama soal penimbunan sapi siap potong yang merupakan bahan pokok. Kedua adalah persekongkolan untuk melakukan tindak pidana.
Victor menjelaskan, penyidik sudah menemukan surat dari asosiasi pedagang kepada pemilik feedlotter. Surat itu berisi ajakan untuk tidak mendistribusikan sapi-sapi siap potong ke rumah pemotongan hewan. Akhirnya, stok daging di pasaran berkurang sehingga terjadi gejolak harga.
“Kita maunya mengusut tuntas perkara ini, baik penimbunnya atau juga yang menghasut mereka tidak berjualan. Tapi kami minta sabar. Kami harus benar-benar hati-hati dalam perkara ini,” lanjut Victor.
Sebelumnya, Rabu (12/8) pekan lalu anak buah Komjen Budi Waseso di Bareskrim Polri menggerebek dua peternakan dan penggemukan sapi di daerah Tangerang. Yakni PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Jalan Kampung Kelor Nomor 33, Sepatan, serta PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) di Desa Kandang Genteng, Teluk Naga.
Di kedua lokasi tempat itu, polisi menemukan 21.933 ekor. Dari jumlah itu, 4.000 ekor merupakan sapi siap potong.
Kepolisian menduga pengusaha menimbun sapi siap potong sehingga menyebabkan gejolak harga di pasaran. Pemilik tempat itu adalah BH, PH, dan SH yang dikenal sebagai importir sapi.(elf/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
