Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Desember 2018 | 22.29 WIB

Soal Kasus e-KTP, Sandi: Ini Berpotensi Mencederai Rasa Keadilan

Sandiaga Uno saat bertemu dengan pendukungnya - Image

Sandiaga Uno saat bertemu dengan pendukungnya

JawaPos.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sangat menyayangkan maraknya kasus transaksi jual-beli dan tercecernya kartu tanda penduduk berbasis elektronik alias e-KTP. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai, kejadian tersebut dapat mencederai kejujuran dalam pemilu.


Demikian disampaikan oleh Sandiaga Uno usai menghadiri acara rapat pleno bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI DKI Jakarta di Pasar Sunan Giri, Jakarta Timur, Rabu (12/12). Dia mengajak semua pihak untuk menjaga iklim politik bangsa.


"Ini sangat memprihatinkan, ini berpotensi mencederai rasa keadilan dan kejujuran dari pemilu yang dilaksanakan April 2019. Mari kita sama-sama turunkan tensi politik," kata Sandi.


Mantan kader Partai Gerindra itu menyebut, siapa pun yang menjadi pemenang haruslah dengan cara yang jujur dan adil. Apalagi, kata dia, masyarakat juga sering mengeluh kepada dirinya perihal netralitas pemilu.


"Karena masyarakat sudah beberapa kali datang ke saya khawatir kalau pemilu ini akan tidak berlangsung jujur dan adil," ungkapnya.


Atas dasar itu, Sandi mendukung penuh seluruh upaya dan langkah-langkah untuk menuntaskan masalah yang kerap terulang tersebut. Pasalnya, menurut dia, siapa pun yang akan menang, tidak boleh dengan cara yang curang.


"Karena itu kami sangat mendukung langkah-langkah untuk menuntaskan ini, karena ini jangankan ribuan, satu suara yang diselewengkan saja merupakan satu perbuatan yang mencederai kejujuran dan keadilan dan demokrasi kita," pungkasnya.


Sebelumnya diberitakan, sebuah karung berisi ribuan e-KTP ditemukan berceceran di area persawahan yang berada di Jalan Karya Bakti III, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Ribuan e-KTP tersebut milik warga Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Dhany Sukma mengatakan, e-KTP yang ditemukan di Pondok Kopi merupakan cetakan lama.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore