
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab
JawaPos.com - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) merespons positif terkait penundaan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan chat porno yang melibatkan Imam Besar FPI, Habibn Rizieq Shihab.
ACTA mengapreasiasi alasan penundaan proses hukum tersebut. Terlebih saat ini dari pihak Habib Rizieq dan GNPF-MUI telah menunjuk Yusril Ihza Mahendra selaku mediator untuk mengadakan rekonsiliasi kepada pihak pemerintah.
Termasuk terhadap kasus hukum yang menimpa beberapa ulama dan tokoh nasional lainnya.
"Semoga pihak Pemerintah mempunyai niat baik serta merespon secara positif juga untuk menerima Tim Rekonsiliasi yang akan di bentuk oleh GNPF-MUI dan Yusril tersebut, mengingat kasus hukum terhadap HRS ini sudah menjadi sorotan publik baik di dalam maupun luar negeri," kata Wakil Ketua ACTA, Ali Lubis, di Jakarta, Selasa (20/6).
Ali melanjutkan, kasus ini berpotensi memperburuk situasi nasional terutama situasi politik hukum dalam negeri. Apalagi saat ini pemerintah sedang fokus terhadap peningkatan ekonomi dan pembangunan bangsa dan negara, demi kemakmuran dan kemajuan rakyat indonesia.
"Oleh karenaya, untuk mewujudkan semua itu pemerintah perlu adanya situasi politik yang kondusif dan aman," ujarnya.
Dikatakan Ali, ACTA berharap, Tim Rekonsiliasi yang dikomandoi oleh Yusril untuk bertemu serta membahas bagaimana mekanisme dan konsep menyelesaikan persoalan dan permasalahan hukum yang menimpa HRS, Ulama, Aktivis dan Tokoh Nasional lainnya dapat menemui kesepakatan.
"Semoga Tim Rekonsiliasi dapat segera menemukan kesepakatan. Sehingga dapat menyelesaikan semua persoalan dan permasalahan," pungkasnya.
Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) memutuskan untuk menunda proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus pornografi Habib Rizieq hingga setelah Lebaran tahun ini.
Alasannya, karena pihak kepolisian akan menunggu sampai Rizieq pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Kedua, Polisi khususnya PMJ ingin lebih fokus terhadap operasi pengamanan kemanusiaan di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.(ipk/rmol/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
