Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Juni 2017 | 11.43 WIB

Dengar Kabar soal Kasus Habib Rizieq, ACTA Senang Akhirnya Polisi...

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab - Image

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab

JawaPos.com - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) merespons positif terkait penundaan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan chat porno yang melibatkan Imam Besar FPI, Habibn Rizieq Shihab. 


ACTA mengapreasiasi alasan penundaan proses hukum tersebut. Terlebih saat ini dari pihak Habib Rizieq dan GNPF-MUI telah menunjuk Yusril Ihza Mahendra selaku mediator untuk mengadakan rekonsiliasi kepada pihak pemerintah. 


Termasuk terhadap kasus hukum yang menimpa beberapa ulama dan tokoh nasional lainnya.


"Semoga pihak Pemerintah mempunyai niat baik serta merespon secara positif juga untuk menerima Tim Rekonsiliasi yang akan di bentuk oleh GNPF-MUI dan Yusril tersebut, mengingat kasus hukum terhadap HRS ini sudah menjadi sorotan publik baik di dalam maupun luar negeri," kata Wakil Ketua ACTA, Ali Lubis, di Jakarta, Selasa (20/6).


Ali melanjutkan, kasus ini berpotensi memperburuk situasi nasional terutama situasi politik hukum dalam negeri. Apalagi saat ini pemerintah sedang fokus terhadap peningkatan ekonomi dan pembangunan bangsa dan negara, demi kemakmuran dan kemajuan rakyat indonesia.


"Oleh karenaya, untuk mewujudkan semua itu  pemerintah perlu adanya situasi politik yang kondusif dan aman," ujarnya.


Dikatakan Ali, ACTA berharap, Tim Rekonsiliasi yang dikomandoi oleh Yusril untuk bertemu serta membahas bagaimana mekanisme dan konsep menyelesaikan persoalan dan permasalahan hukum yang menimpa HRS, Ulama, Aktivis dan Tokoh Nasional lainnya dapat menemui kesepakatan.


"Semoga Tim Rekonsiliasi dapat segera menemukan kesepakatan. Sehingga dapat menyelesaikan semua persoalan dan permasalahan," pungkasnya. 


Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) memutuskan untuk menunda proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus pornografi Habib Rizieq hingga setelah Lebaran tahun ini.


Alasannya, karena pihak kepolisian akan menunggu sampai Rizieq pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Kedua, Polisi khususnya PMJ ingin lebih fokus terhadap operasi pengamanan kemanusiaan di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.(ipk/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore