
Korbid Polhukam Partai Golkar Yorrys Raweyai
JawaPos.com - Partai Golkar dipastikan tidak akan memberikan bantuan hukum terhadap kadernya yang terbukti melakukan korupsi. Termasuk dalam kasus pengadaan KTP elektronik (e-KTP).
Kata Korbid Polhukam Partai Golkar Yorrys Raweyai korupsi merupakan musuh utama partai sesuai dengan visi yang ditunjukkan sejak kepemimpinan Jusuf Kalla. Bahwa, Partai Golkar tidak boleh menjadi lumbung, tempat persembunyian atau tempat berlindungnya para koruptor.
"Jadi, siapa saja yang memang secara hukum bisa dibuktikan dan kita tidak perlu melakukan pembelaan, dan kita harus lebih mendorong (KPK memberantas korupsi)," tegas Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/3).
Alasan lain Partai Golkar tidak akan melakukan pembelaan terhadap kadernya yang terbukti korupsi lantaran melihat kasus e-KTP ini telah merugikan negara hingga Rp. 2,3 triliun. "Ini cukup serius karena pertama ini sangat merugikan negara. Anda bisa berpikir bahwa itu (korupsi) satu nilai uang rakyat yang begitu fantastis belum pernah ada," tuturnya.
Dampak lain dari korupsi e-KTP itu kata Yorrys telah membuat pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini tidak berjalan baik. Karenanya, Partai Golkar akan mendukung penuh apapun langkah yang diambil KPK dalam kasus ini.
"Pilkada tahun ini kacau gara-gara itu (korupsi e-KTP) kan. Ada proses di dalam situ, sehingga saya pikir kita harus memberikan dukungan. Golkar pada prinsipnya memberi dukungan penuh dan selalu mengawal ini bersama-sama dengan KPK," pungkas Yorrys. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
