Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 September 2017 | 19.30 WIB

Ini Bahayanya Jika PKI Bangkit Kembali

Kivlan Zen - Image

Kivlan Zen


JawaPos.com - Komunisme dan PKI dituding bangkit kembali. Menurut Mayor Jenderal (Purn) TNI, Kivlan Zen, salah satu buktinya adalah dua acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) belum lama ini.


Kivlan Zen mengatakan, dari informasi yang ia dapat langsung dari anak PKI, sudah banyak orang-orang yang ingin komunisme bisa berkembang dan tumbuh di Indonesia.


"Dari informasi ada 15 juta pengikut dan simpatisan PKI. Kalau dengan anak cucunya bisa 60 juta (yang ingin PKI bangkit)," ujar Kivlan kepada JawaPos.com, Selasa (19/9).


Menurut Kivlan, apabila kebangkitan komunisme ini didiamkan saja oleh pemerintah. Maka mereka perlahan-lahan akan mengumpulkan terus massa untuk mengubah paham dan ideologi di Indonesia. Ini tentunya sangat berbahaya sekali bagi kedaulatan Indonesia.


"PKI ini bahaya jadi motivnya PKI ini ingin berkuasa, ingin mengubah menjadi negara komunis, menjadi negara diktator, melarang adanya demokrasi dan tidak ada Tuhan," katanya.


Oleh sebab itu, apabila orang ada yang mengaku PKI tapi dia cinta Pancasila dan memiliki Tuhan berarti itu adalah kebohongan. Pasalnya PKI tidak mengakui adanya Tuhan dan Pancasila.


Selain itu pemerintah juga harus tegas, memberitahukan kepada masyarakat bahwa TAP MPRS Nomor 25/1966 tentang Pembubaran PKI, tidak akan dicabut. Sehingga komunisme tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia.


"Pemerintah itu harus bilang, tidak akan memcabut TAP MPRS itu, harus punya ketegasan," pungkasnya.‎


Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore