
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno
JawaPos.com - Jagat media sosial bergejolak karena pidato perdana Gubernur DKI Anies Baswedan menuai polemik. Warganet kesal lantaran Anies Baswesan mengucapkan pribumi. Bahkan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini dituduh rasis.
Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Edhy Prabowo menilai tidak ada yang salah dengan pidato Anies Baswedan ini. Apa yang disampaikan oleh Anies Baswedan adalah bagian dari kenyataan yang dirasakan sebagian warga Jakarta.
Misalnya diungkapkan Edhy Prabowo, masyarakat Luar Batang yang menjadi korban penggusuran Pemprov DKI Jakarta, padahal masyarakat sudah puluhan tahun tinggal. Hanya karena tidak memiliki sertifikat langsung saja digusur. Menurut UU tentang Pertanahan, warga yang sudah menempati 15 tahun berhak menempati tanah itu.
"Justru selama ini pribumi lah yang terpinggirkan yang selalu digusur, seperti di kawasan Luar Batang," ujar Edhy Prabowo saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10).
Dalam pidato, Anies dicap sebagai rasis lantaran menyebutkan kata 'pribumi'. Ketua Komisi IV DPR ini pun menanggapinya dengan santai. Di pidato tersebut Anies Baswedan tidak mendiskreditkan atau menghina suatu golongan.
Menurut Edhy Prabowo, yang ia tangkap adalah Anies Baswedan semangatnya ingin menjadikan ibu kota milik semua warga Jakarta.
"Tidak ada yang bicara rasis terhadap sekelompok, kita ingin bicara mayoritas yang tinggal di republik ini harus hidup," kata Edhy Prabowo.
Kendati demikian Edhy Prabowo tidak mempermasalahkan apabila pidato Anies Baswedan menjadi polemik ataupun dipolitisasi. Sebab, itu adalah hak masyarakat dan setiap orang. Yang terpenting bagi Partai Gerindra adalah membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Enggak usah kita ambil angle-angle yang tujuannya malah memancing," pungkas Edhy Prabowo.
Sebelumnya, pidato perdana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (16/10/2017) menjadi sorotan. Dalam pidato tersebut, ada penyebutan kata 'pribumi' yang ternyata membuat risih sejumlah pengguna dunia maya alias netizen.
Penyebutan kata tersebut berawal ketika Anies mengungkit sejarah ketika perjuangan Indonesia melawan kolonialisme.
Dalam pidato Anies berlangsung 22 menit ini ada kata 'pribumi ditindas'. Di mana Anies mengatakan "Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
