
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto ( dua dari kiri) ketika memberikan keterangan pers terkait kematian Jefry, tadi malam (15/2).
JawaPos.com - Mabes Polri akhirnya buka suara terkait kematian Muhammad Jefri, tersangka teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Indramayu, Jawa Barat pada 7 Februari 2018.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, Jefri alias Abu Umar meninggal karena serangan jantung.
"Pada tanggal 13 Februari 2018 hasil autopsi berupa surat Visum et repertum (VeR), disimpulkan penyebab kematian almarhum adalah serangan jantung dengan riwayat penyakit jantung menahun," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/2).
Dia menerangkan, Jefri meninggal saat menunjukkan lokasi rekannya usai ditangkap tim Densus 88 Antiteror.
Namun, di tengah perjalanan, yang bersangkutan mengeluh sesak napas pukul 18.00 WIB dan langsung dibawa ke klinik terdekat di wilayah Indramayu.
"Berdasarkan keterangan dokter di klinik tersebut tersangka dinyatakan meninggal dunia," beber Setyo.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Jefri pun dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan forensik. Baik visum luar maupun dalam atau autopsi.
"Tindakan medis itu dilakukan pada Kamis, 8 Februari 2018 pukul 02.00 WIB," jelas dia.
Keesokan harinya sekitar pukul 16.15 WIB, jenazah tersangka diserahkan Rumah Sakit Polri kepada pihak keluarga. Adapun yang menerima yakni, bapak kandung Jefri yang berasal dari Lampung dan pihak istrinya dari Indramayu.
"Kemudian atas kesepakatan keluarga, jenazah dimakamkan di pemakaman Kapuran, Kelurahan Pasar Madam, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Tanggal 10 Februari 2018 pukul 06.15 WIB," pungkas Setyo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
