Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Maret 2025 | 20.31 WIB

Kemenpora dan GGN Foundation Perkuat Kolaborasi dengan PBB (UNOCT) untuk Keamanan Acara Olahraga Global

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan GGN Foundation menghadiri Konferensi Internasional "Securing the Legacy: Debriefing from Paris 2024 for Future Major Sporting Events" di Markas Besar PBB, New York, pada 5 Maret 2025.

Konferensi Internasional itu digelar oleh United Nations Office of Counter-Terrorism (UNOCT). Forum ini sekaligus menandai hari jadi ke-5 Global Sports Programme yang dikelola UNOCT. Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat keamanan acara olahraga di tingkat global dan memanfaatkan olahraga sebagai sarana pencegahan ekstremisme.

Menpora Dito Ariotedjo diberikan kehormatan menyampaikan sambutan pembuka (opening remarks), menyoroti kesuksesan Indonesia menyelenggarakan berbagai ajang olahraga dunia, seperti Asian Games 2018, FIBA Basketball World Cup 2023, MotoGP Mandalika, dan FIFA U-17 World Cup 2023. Dalam kesempatan itu Menpora juga memperkenalkan Pencak Silat sebagai warisan budaya strategis yang berpotensi memperkuat ketahanan sosial.

Dua Langkah Strategis

Pada 6 Maret 2025, delegasi Indonesia menghadiri pertemuan eksklusif di kantor UNOCT, Markas Besar PBB. Under-Secretary-General UNOCT, Vladimir Voronkov, mengapresiasi peran aktif Indonesia dan menegaskan pentingnya kemitraan berkelanjutan. Ada dua langkah strategis yang disepakati. Pertama adalah Konferensi Keamanan Olahraga di Indonesia (Oktober 2025).

Fokus utamanya adalah mengedukasi para pelatih olahraga tentang aspek keamanan event internasional. Tujuannya, memperkuat pengetahuan seputar manajemen risiko, koordinasi dengan aparat, serta mitigasi ancaman.

Kedua, penempatan Perwakilan UNOCT di Jakarta. Manfaatnya akan memudahkan koordinasi program keamanan olahraga di Indonesia. Hasil yang diharapkan adalah penerapan lebih cepat dan efisien atas inisiatif-inisiatif bersama GGN Foundation, Kemenpora, kepolisian, dan penyelenggara acara olahraga.

Tenaga Ahli Menteri Bidang Diaspora dan Diplomasi Kemenpora sekaligus pendiri GGN Foundation, Ratu Tisha Destria, dalam kesempatan tersebut memaparkan beberapa poin dalam presentasinya. Antara lain dampak besar ajang olahraga terhadap ekonomi, diplomasi, dan keamanan di Indonesia, tantangan geografis dalam menyelenggarakan event internasional di wilayah kepulauan, kebutuhan penelitian lebih lanjut di bidang keamanan siber untuk acara olahraga, dan kolaborasi erat dengan UNOCT dalam memajukan keamanan acara olahraga global.

“GGN Foundation meyakini bahwa olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membangun perdamaian dan keamanan global. Kami antusias berkolaborasi dengan UNOCT untuk memperkuat program keamanan acara olahraga di Indonesia.” ujar Ratu Tisha. “Konferensi pelatih dan penempatan perwakilan UNOCT di Jakarta adalah awal yang menjanjikan dalam mewujudkan inisiatif ini,” sambung Tisha.

GGN Foundation adalah organisasi yang berkomitmen mengembangkan olahraga sebagai wadah pemberdayaan sosial dan pembangunan komunitas. Melalui inisiatif nasional maupun internasional, GGN Foundation terus membangun kolaborasi demi menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.(ali)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore