
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Palangka Raya. (Humas Kementan)
JawaPos.com - Upaya mencetak sawah seluas 100 ribu hektare di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus dikebut sebagai cara mendukung target swasembada pangan. Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah menjelaskan, upaya itu merupakan bagian dari pengelolaan potensi lahan seluas setengah juta hektare di sana.
"Dari jumlah tersebut, 100 ribu hektare sudah siap dan sudah ada SID-nya (Survei Investigasi Desain)," katanya kemarin (9/1).
Kementan berharap cetak sawah 100 ribu hektare itu sudah bisa dibuka dan ditanami pada Juni tahun ini. Dalam pelaksanaannya, Kementan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Seperti Kementerian PU yang berkomitmen normalisasi, membangun tanggul, memperbaiki pintu air, dan menyediakan pompa air untuk memastikan ketersediaan irigasi.
"Langkah itu diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang kerap melanda wilayah ini," katanya.
Andi menerangkan, anggaran Kementan mencapai Rp 29 triliun. Untuk program cetak sawah di wilayah Kalteng dialokasikan sekitar Rp 5,5 triliun. Menurut dia, program cetak sawah merupakan momentum yang tepat untuk kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah kabupaten serta dalam rangka swasembada pangan.
"Masih ada (untuk) 200-300 ribu Ha untuk kegiatan Optimasi Lahan yang belum dimanfaatkan yang masih bisa dipindahkan untuk Kalteng," ujar Andi. (wan/ali)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
