
Ilustrasi
JawaPos.com - Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara KPU Kabupaten Bojonegoro menyebutkan pasangan Anna Muawanah-Budi Irawanto, menang telak. Mereka mendapatkan suara terbanyak dibandingkan tiga kadidat lainnya.
Pasangan calon (paslon) nomor urut tiga yang diusung PKB dan PDI Perjuangan tersebut mendapat perolehan 236.358 suara. Di poisisi kedua ditempati paslon Soehadi Moeljono-Mitroatin, pasangan nomor urut satu ini diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar dengan memperoleh 195.489 suara.
Kemudian, posisi ketiga di tempati paslon nomor urut empat Basuki-Pudji Dewanto, kadidat yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Gerindra mendapat 187.381 suara.
Sedangkan, posisi keempat atau terakhir diduduki paslon nomor urut dua Mahfudhoh-Kuswiyanto. Paslon yang diusung Partai Nasdem, Hanura dan PAN ini mendapat perolehan 150.261 suara.
Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Abdim Minib mengatakan, rekapitulasi penghitungan surat suara pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro telah selesai. Setelah penghitungan selesai, hasil rekapitulasi akan dilaporkan ke KPU pusat.
Dari hasil rekapitulasi, jumlah suara sah sebanyak 769.489 suara, sedangkan suara tidak sah 30.427 suara. Sehingga total keseluruhan suara untuk Kabupaten Bojonegoro, baik yang sah maupun tidak sah berjumlah 799.916 suara.
"Hari ini rekapitulasi penghitungan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro telah selesai. Prosesnya pun lancar, tanpa hambatan sesuai dengan tahapan yang telah diatur dalam PKPU," kata Munib, usai melaksanakan rekapitulasi suara baik Pilgub maupun Pilbup, Kamis (5/7).
Sementara itu, ketua tim pemenangan pasangan Anna Muawanah-Budi Irawanto, Abdulloh Umar mengaku, sangat bersyukur keduanya dapat memimpin Kabupaten Bojonegoro. "Alhamdulillah, sesuai dengan prediksi. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pendukung," kata Umar.
Menurut Umar, semua saksi pasangan calon yang hadir dalam rekapitulasi suara di KPU Bojonegoro, telah menerima hasil perhitungan suara dan menandatangani berita acara rekapitulasi tersebut. "Kita harus menghormati hasil akhir penetapan KPU," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
