JawaPos Radar

28 Napi Dapat Remisi Waisak

29/05/2018, 14:14 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kemenkumham Jatim
Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono. (Humas Kanwil Kemenkumham Jatim for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur (Jatim) memberikan remisi dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak. Total ada 28 narapidana yang menerima remisi. Mereka tersebar di 12 Lapas/Rutan di seluruh Jatim. Karena bersifat khusus, Remisi yang diberikan paling lama 2 bulan dan paling rendah 15 hari.

Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan, remisi khusus hanya diberikan kepada narapidana yang beragama Budha. Sebenarnya narapidana yang beragama Budha di Jatim lebih dari 28 orang. Namun tidak semuanya mendapatkan remisi. "Tidak ada pemberian secara simbolis. Hanya saja sudah diberitahukan kepada masing-masing napi," kata Krismono, Selasa (29/5).

Jumlah napi penerima remisi Waisak naik dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya hanya 19 narapidana beragama Budha yang mendapatkan remisi Waisak. Naiknya jumlah narapidana yang mendapat remisi berarti pembinaan oleh Kemenkumham Jatim semakin baik. Hal itu bisa menjadi indikator perilaku narapidana yang semakin baik.

Apalagi dari 28 narapidana yang mendapat remisi, 15 orang diantaranya mendapat remisi sesuai Pasal 34 ayat 3 PP 28/2006 tentang Perubahan atas PP 32/ 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Serta terkait pasal 34 A ayat (1) PP 99/ 2012 tentang Perubahan kedua atas PP No.32 tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Dimana 15 narapidana tersebut berasal dari kasus narkoba. "Bila pembinaan baik, segala jenis potensi kerusuhan bisa ditangkal," lanjutnya.

Krismono menegaskan, remisi ini bukan menunjukkan obral hukuman. Namun sesuai dengan semangat pemasyarakatan yang punya tujuan agar narapidana cepat kembali ke masyarakat dan keluarganya. Sehingga bisa menjalani hidup yang lebih baik. "Selamat hari Trisuci Waisak Tahun 2018. Semoga semua makhluk berbahagia," ucapnya.

Sementara itu, napi yang berhak mendapatkan remisi adalah mereka yang telah memenuhi syarat administratif. Seperti berkelakuan baik dan telah menjalani hukuman minimal 6 bulan. Dihitung sejak tanggal penahanan sampai Hari Raya Waisak tahun ini.

Selain Waisak, remisi khusus keagamaan diberikan pada hari Idul Fitri, Natal, Nyepi, dan Imlek. "Remisi tertinggi 2 bulan dan terendah 15 hari. Tergantung masa hukuman dan kelakuannya selama ditahan," tutur Krismono.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up