
Pasien positif Covid-19 tanpa gejala melakukan relaksasi di Stadion Jember Sport Garden beberapa waktu lalu. Diskominfo Jember/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Jember akan menjemput pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk dibawa ke tempat isolasi khusus di Stadion Jember Sport Garden (JSG). Hal itu seiring dengan meningkatnya kasus penularan virus korona di wilayah itu.
”Perkembangan terakhir cukup menggelisahkan. Penambahan kasus Covid-19 di Jember cukup tinggi. Kami melakukan koordinasi untuk melakukan beberapa langkah dalam memutus persebaran Covid-19,” kata Pelaksana Tugas Bupati Jember A. Muqit Arief seperti dilansir dari Antara di Jember, Sabtu (28/11).
Menurut dia, Polres Jember sudah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk melakukan penjemputan terhadap pasien terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebagian besar yang melakukan isolasi mandiri itu pasien yang tidak memiliki keluhan sakit.
”Mereka yang melakukan isolasi mandiri memiliki risiko tinggi dalam persebaran virus korona. Hasil evaluasi selama ini mereka tidak disiplin dalam menjalankan isolasi mandiri di rumah karena masih ada keluarga dan tetangga yang mungkin bisa tertular,” tutur A. Muqit Arief.
Untuk itu, lanjut dia, Pemkab Jember meminimalisir penularan Covid-19 Jember dengan membawa semua pasien yang isolasi mandiri ke Stadion JSG sebanyak 56 orang. ”Jumlah tempat tidur yang masih kosong di Stadion JSG sebanyak 57 unit, sehingga masih cukup untuk menampung warga positif yang akan melakukan isolasi mandiri di rumah,” terang A. Muqit Arief.
Stadion JSG sempat difungsikan sebagai tempat isolasi bagi pasien yang tidak mengalami keluhan pada awal menyebarnya virus korona pada April. Namun jumlah pasien yang dikarantina kemudian menurun pada Juli, sehingga sempat tidak ada pasien lagi di sana dan kabarnya ada penolakan warga di sekitar Stadion JSG.
Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19, tambahan warga Jember yang terkonfirmasi positif pada 27 November tercatat sebanyak 52 orang, tambahan pasien sembuh 26 orang, dan meninggal dunia bertambah lima orang. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif hingga Jumat (27/11) menjadi 2.268 orang. Dengan rincian pasien sembuh sebanyak 1.668 orang, pasien yang dirawat sebanyak 502 orang, dan meninggal dunia sebanyak 98 orang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=frN8QIGjPCw

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
