
Ilustrasi penenggelaman kapal pencuri ikan beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Aktivitas penangkapan ikan secara ilegal atau illegal, unreported, and unregulated fishing (IUU fishing) masih saja terjadi, kendati sudah ratusan kapal yang ditenggelamkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti.
Dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam, yaitu BV 99277 TS dan BV 7222 TS, ditangkap oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) di laut Natuna Utara, pada Senin (23/4) sekitar pukul 20.50. Kedua kapal ditangkap petugas patroli lantaran menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap terlarang jenis pair trawl, dan tanpa dilengkapi dokumen perizinan dari pemerintah Indonesia.
Kasubsi Oprasional Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak Mochamad Erwin menuturkan, penangkapan dilakukan oleh Kapal Patroli Hiu Macan 001 milik Direktorat Jendral (Ditjen) PSDKP, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam Operasi Nusantara 3, Bakamla.
"Mereka menggunakan pair trawl, alat tangkap terlarang dan tanpa dilengkapi dokumen perizinan dari pemerintah Indonesia," kata Erwin dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Grup), Sabtu (28/4).
Erwin menyampaikan, anak buah kapal (ABK) KIA BV 99277 TS berjumlah 4 orang. Sedangkan ABK KIA BV 7222 TS berjumlah 17 orang. Seluruh ABK tersebut berkewarganegaraan Vietnam.
Ke-21 warga Vietnam ini beserta kedua kapalnya telah berada di stasiun PSDKP Pontianak guna diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan. Mereka diduga melanggar Pasal 92 juncto Pasal 26 Ayat (1), Pasal 93 Ayat (2) juncto Pasal 27 Ayat (2), Pasal 85 juncto Pasal 9 Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.
Mengenai lamanya mereka berada di perairan Indonesia dan jumlah ikan yang berhasil ditangkap, itu akan dikembangkan saat penyidikan. Namun, Erwin menduga, kemungkinan ikan yang berhasil ditangkap sudah dialih-muatkan di tengah laut (transshipment).
"Ada kapal yang menjemput (di tengah laut). Karena kalau mereka bolak-balik, nggak mungkin," tutur Erwin.
Dengan kata lain, setelah pencuri ikan ini beraksi di laut Indonesia, hasil tangkapan langsung dibawa ke negaranya. "Kalau itu pasti, yang pasti dia beroperasi di wilayah kita tanpa dokumen," tutup Erwin.
Sementara itu kapten KP Hiu Macan 001 Samson menuturkan, saat ditangkap nelayan asing ilegal ini memang tidak melakukan perlawanan. Namun, kapal-kapal tersebut coba melarikan diri, sehingga petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.
Walaupun telah diberikan peringatan, kapal tersebut tetap berupaya ingin lolos dari tangkapan petugas. Namun upaya itu percuma, sebab KP Hiu Macan 001 memiliki kecepatan lebih tinggi daripada kapal pencuri ikan tersebut.
Samson mengatakan, dari dokumen yang ditemukan di kapal tersebut, diindikasikan mereka sering bolak-balik masuk ke Malaysia. "Ini baru indikasi aja, kayaknya dia bolak-balik masuk Malaysia. Ada beberapa dokumen yang kami dapatkan dari negara dia dan dari Malaysia," ungkapnya.
"Yang jelas pelanggarannya mereka ini (beroperasi) tanpa dokumen Indonesia," sambung Samson.
Kapasitas kapal tersebut masing-masing sekitar 183 ton dan 150 ton. Kedua kapal ini berpasangan. "Kapal ini satu set, jadi karena mereka menggunakan alat tangkap pair trawl ditarik dua kapal," terangnya.
Beberapa barang bukti diamankan dari kapal jaring tersebut seperti sejumlah ikan dan alat navigasi. "Untuk selanjutnya kami serahkan ke stasiun PSDKP Pontianak," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
