
MELUAP: Hujan dengan intensitas tinggi membuat sejumlah wilayah di Kota Malang kebanjiran, Kamis (28/3).
JawaPos.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Malang, Kamis (28/3) sore mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Meskipun hanya berlangsung sekitar 1 jam, ketinggian air mencapai setinggi leher orang dewasa.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com, hujan cukup deras turun sejak pukul 15.30-16.30 WIB. Di kawasan Balai Kota Malang, guyuran hujan mengakibatkan jarak pandang hanya berjarak 100 meter bagi pengguna jalan.
Sementara di kawasan Jalan Letjend S Parman, air di selokan yang berada di pinggir jalan raya mulai meluap ke jalan. Bahkan menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Yakni mulai perempatan Savana Hotel and Conventions hingga ke arah Karanglo.
Rumah yang berada di kawasan tersebut pun tak luput dari genangan air. Bahkan, rumah yang ada di kawasan RT 10 RW 08, Kecamatan Lowokwaru terendam banjir hingga setinggi leher orang dewasa.
Salah satu warga, Kartika Nurani Widita Sari, 31, mengatakan, air mulai masuk ke rumah sejak pukul 15.30 WIB. "Air dari sungai mulai naik dan langsung masuk ke rumah," ujarnya pada JawaPos.com, Kamis (28/3) sore.
Menurutnya, banjir kali ini merupakan banjir yang paling parah sejak tahun 2012 lalu. "Dulu pernah (banjir) pas tahun 2012, tapi nggak segede ini. Ini paling parah," kata dia.
Kartika mengungkapkan, banjir di rumahnya telah mencapai setinggi leher orang dewasa. Dia pun tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya. "Air tiba-tiba masuk. Nggak bisa menyelamatkan apa-apa. Mesin cuci, laptop, tenggelam semua," jelasnya. Dia beserta keluarganya pun harus mengungsi di loteng rumahnya.
Warga lainnya, Rian Tedy, 32, juga mengalami hal serupa. Rumahnya ikut terdampak banjir. "Rumah kena semua. Nggak sempet nyelamatin barang-barang. TV, kulkas, meja, kursi, tenggelam," ujarnya.
Bahkan, ketiga sepeda motornya terendam banjir hingga mengambang di depan rumah. Dia mengaku, ini merupakan banjir terparah yang pernah dia alami.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang masih melakukan pendataan terkait lokasi-lokasi terdampak banjir. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga sudah diterjunkan untuk mendistribusikan bantuan kepada korban banjir. "Ini nanti juga ada penyaluran bantuan untuk korban banjir sesuai kebutuhan dari hasil assessment tim di lapangan," ujar Plt Kepala BPBD Kota Malang Handi Priyanto.
Selanjutnya, Sekretaris BPBD Kota Malang Tri Oky Rudianto menambahkan, pihaknya saat ini belum menerima semua laporan terkait titik bencana banjir. "Hanya beberapa titik saja dan belum melaporkan resmi ke BPBD. Saat ini tim terus siaga jika ada bencana lanjutan," pungkasnya.
Sementara ini, beberapa wilayah yang terdampak banjir antara lain Jalan Letjend S Parman, Jalan Bandung, dan Jalan Galunggung
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
