
DEKLARASI: Sekitar 2.500 purnawirawan TNI dan warakawuri sepakat mendukung Prabowo-Sandi.
JawaPos.com - Penggalangan dukungan untuk Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno digelar di Gedung Griya Bina, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Acara dihadiri sekitar 2.500 purnawirawan TNI dan warakawuri.
Peserta yang hadir di antaranya sejumlah mantan pejabat TNI dan Polri se-Malang Raya. Mereka lantas membubuhkan tanda tangan di selembar banner warna putih sebagai simbol dukungan kepada Prabowo-Sandi.
Jumlah peserta yang hadir berlipat ganda dari undangan semula yang hanya 1.000 orang. Mereka yang tidak kebagian tempat duduk, rela berdiri di luar gedung yang diresmikan Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt O.E.CH Wuwungan D.Th pada 15 Maret 1993 itu.
"Kami tidak bisa mencegah kedatangan yang lain. Karena undangan kami sampaikan per-WA saja, " kata Ketua Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya Kota Malang Peltu (Purn) TNI Sugeng di sela acara, Selasa (23/10).
Acara turut dihadiri Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Jenderal TNI Purn Djoko Santoso. Dia menyampaikan, suara purnawirawan cukup potensial. Sebab meski sudah tidak lagi menjabat, mereka masih memiliki pengaruh di lingkungan sekitarnya.
Pengaruh didapatkan karena sebagian purnawirawan dulunya pernah ada yang menjabat sebagai Babinsa, Danramil atau Dandim. Sehingga diyakini masih bisa memiliki pengaruh suara cukup kuat. "Mereka (purnawirawan) punya anak, istri dan saudara. Di Republik Indonesia ini, mereka masih punya pengaruh," tegas Djoko.
Timses Prabowo dan Sandi bukan hanya merangkul para purnawirawan TNI dan warakawuri. Namun calon pemilih dari kalangan ini sudah memiliki kesadaran sendiri. Mereka tahu kondisi bangsa saat ini. Tantangan dan hambatan untuk negara pun diketahui dengan baik oleh para pensiunan TNI.
Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang berasal dari kalangan purnawirawan TNI dan warakawuri tidak terlampau banyak. Saat Djoko menjabat sebagai Panglima TNI, jumlah para anggota mencapai sekitar 500 ribu orang.
Memang secara jumlah tidak terlampau banyak. Namun, Djoko yakin bahwa suara dari para purnawirawan sangat potensial. "Memang potensial. Tapi tetap harus dirawat juga. Apalagi zaman sudah modern seperti sekarang," tegas Djoko Santoso.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022