JawaPos Radar

Nodai Teman Sendiri di Gang, Pian Dijebloskan ke Penjara

23/09/2018, 05:50 WIB | Editor: Estu Suryowati
Nodai Teman Sendiri di Gang, Pian Dijebloskan ke Penjara
ILUSTRASI. Pian menjadi tersangka pelecehan seksual terhadap teman wanitanya yang masih di bawah umur. (David Prasetyo/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - So alias Pian dijebloskan ke penjara. Pemuda yang baru berusia 18 tahun ini ditangkap kepolisian karena menodai teman perempuannya.

Kini warga Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya tersebut masih ditahan di Polresta Pontianak.
Kasat Reskrim Polresta, Kompol Muhammad Husni Ramli menjelaskan, korban yang disetubuhi pelaku masih di bawah umur.

Sebut saja Bunga. Perempuan yang masih sekolah dan berusia 16 tahun.

"Persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan terjadi Senin 17 September 2018, jam satu dini hari," jelas Husni, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (23/9).

Kejahatan seksual itu dilakukan Pian terhadap Bunga di kawasan Jalan Raya Rasau Jaya. Tepatnya, agak masuk ke gang sebelah kiri jalan arah Desa Sungai Bulan, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

Awal kejadian, dijelaskan Husni, Pian mengajak temannya untuk menjemput Bunga di kediamannya, Desa Kapur, Sungai Raya. Alasan Pian, untuk membawa Bunga jalan-jalan.

Setelah itu, sekira pukul 01.00 WIB, Pian dan temannya membawa Bunga ke lokasi yang ditentukan. Pinggir jalan dalam gang kawasan Jalan Raya Rasau Jaya menuju Sungai Bulan.

"Sesampainya di lokasi, tersangka Pian memeluk dan mencium korban. Kemudian, terjadilah perbuatan persetubuhan itu," papar Husni.

Tak lama, hal ini diketahui pihak keluarga Bunga. Karena tak terima, keluarga Bunga melaporkan kejadian ini ke Polresta Pontianak. Akhirnya, Kamis 20 September 2018 sekira pukul 14.00 Wib, Pian berhasil diamankan petugas.

"Kami awalnya mengamankan teman dia yang ikut menjemput korban. Kemudian kami minta tunjukkan rumah tersangka utama. Dia sudah ditangkap dan ditahan," terangnya.

Saat ini Pian masih ditahan dan menjalani pemeriksaan. Dia dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up