alexametrics

Harga Cabe Rawit di Batam Meroket

22 April 2019, 18:35:39 WIB

JawaPos.com -Harga cabe rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kenaikan cukup signifikan, Senin (22/4). Cabe Rawit yang biasanya hanya dijual dengan harga Rp 35 ribu per kilogramnya, saat ini dibandrol dengan harga Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu.

Kondisi kenaikan ini, mempengaruhi daya jual pedagang di pasar. Demikian juga dengan pasokan untuk para pedagang yang mengalami pengurangan. Saat ini, para pedagang hanya mendapat 5 Kg cabai perharinya. Padahal, sebelumnya mereka bisa memgambil hingga 10 Kg.

“Mahal sekarang. Stok juga terbatas,” kata AR Pasaman, salah satu pedagang di Pasar Mega Legenda, Batam Centre, Batam pada Senin (22/4).

Tidak hanya cabe rawit saja, cabe merah juga mengalami kenaikkan. Jika sebelumnya dijual seharga Rp 30 ribu, saat ini harga cabe merah naik menjadi Rp 48 ribu. Hal serupa juga terjadi pada cabe setan yang juga naik menjadi Rp 80 ribu perkilogramnya. Padahal sebelumnya, harganya hanya berkisar di angka Rp 50 ribu saja.

Kondisi ini cukup dikeluhkan oleh masyarakat. Meski harga bahan pokok ini tinggi, masyarakat tetap membeli. Hanya saja, mereka membeli dengan jumlah yang lebih sedikit dibanding biasanya.

“Karena kebutuhan tetap dibeli juga, tapi sekarang belinya jadi sedikit-sedikit,” kata Pasaman lagi.

Terkait dengan stok barang khususnya cabe yang mengalami penurunan, Pasaman mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebabnya. Akan tetapi, informasi yang ia dengar, kondisi ini disebabkan oleh rute penerbangan yang banyak mengalami pembatalan. Sehingga stok pangan untuk Batam yang memang kebanyakan disuplai dari luar daerah menjadi berkurang.

Sementara untuk komoditas sayuran sendiri, tidak mengalami kenaikan. Pasaman menjelaskan, kondisi harga sayuran masih berada di angka normal. Seperti Sayur Bayam yang dijual seharga Rp 12 ribu per kilogram, Kentang seharga Rp 10 ribu, dan wortel dihargai Rp 16 ribu per kilogram.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Bobi Bani