
Sampah pembalut wanita dan obat kuat berserakan. Rumah kosong di kawasan Lemahabang ini sering dijadikan pesta miras rebusan pembalut.
JawaPos.com - Kabupaten Karawang, Jawa Barat tengah menjadi sorotan terkait minuman keras (miras) oplosan.
Keladinya, lantaran muncul 'tren' mabuk gaya baru di kalangan para penikmat minuman haram tersebut.
Jika dulu menenggak obat batuk cair berlebihan, mengisap lem, hingga mencampur ciu dengan deterjen plus minuman berenergi, kini mereka mulai 'bereksperimen' dengan air rebusan pembalut wanita.
Informasi dihimpun Radar Karawang (Jawa Pos Group), perilaku tak wajar tersebut mulai menjadi kebiasaan sekelompok ABG, terutama di Lemahabang, Tempuran, dan Telagasari.
Seorang siswa SMP di Lemahabang yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, mabuk air rebusan pembalut wanita sedang ngetren.
Selain sederhana dan murah, efeknya langsung berhalusinasi tak lama setelah menenggak air rebusan tersebut.
"Minum rebusan pembalut lagi ngetren di Lemahabang, Tempuran, dan Telagasari," ujar dia sebagiamana dilansir Radar Karawang, Selasa (21/2).
Dia melanjutkan, cara lainnya yaitu rebusan pembalut wanita, dicampur obat kuat dan obat batuk. Hasilnya, klaim dia, lebih memabukan dibanding obat lainnya.
"Nggak tahu anak-anak tahu dari mana," ujarnya.
Sementara, Sekretaris Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang Mahmud mengatakan, ada dua tempat yang selalu jadi sarang sampah sachet obat batuk cair dan pembalut wanita.
Selain di pintu air Peundeuy, juga di depan gerbang masuk Desa Pulokalapa, persisnya rumah kosong Dusun Srijaya RT 01/04.
Dirinya sering mendapati sampah obat batuk setelah malam mingguan di dua lokasi itu. Bahkan diakui Mahmud, sesekali didapati beberapa pembalut wanita.
Dia semula berpikir bahwa pembalut itu bekas mesum pasangan muda-mudi yang nakal, tapi baru-baru ini tahu digunakan untuk mabuk.
"Saya bingung, anak muda zaman sekarang ini dapat informasi dari mana bahwa pembalut wanita bisa dijadikan media mabuk," ujarnya.
Efeknya Mematikan

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
