
Keracunan: Ruang yang digunakan untuk merawat sejumlah balita yang diduga keracunan makanan Posyandu, Rabu (20/12).
JawaPos.com - Puluhan balita diduga keracunan makanan tambahan dari Posyandu. Para korban berasal dari enam RT di RW IX, Cinderejo Kidul, Gilingan, Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Beberapa korban harus menjalani rawat inap karena kondisi yang terlalu lemah. Sementara seorang balita bernama Novanindo Akbar Bagaskara, 4, harus menjalani perawatan di ruang ICU karena mengalami diare.
Paramedis Perawat Puskesmas Gilingan Didik Subagiyo menjelaskan, total ada 31 korban yang diduga keracunan. Terdiri dari balita, remaja dan orang tua. "Kemarin yang kami periksa ada 15 orang. Tetapi yang sudah berinisiatif memeriksakan diri ke rumah sakit ada 16 orang," terang Didik kepada JawaPos.com, Rabu (20/12).
Adapun korban yang menjalani rawat inap tersebar di sejumlah rumah sakit. Diantaranya 1 orang di RS PKU, 3 orang di RS Tri Harsi, 5 orang di RS Brayat Minulya, dan 2 orang di RSUD Dr Moewardi.
"Hari ini pasien di Moewardi dan PKU sudah diizinkan pulang. Tapi hari ini ada satu warga lagi yang masuk ke RS Tri Harsi karena mengalami mual dan muntah-muntah," urai Didik.
Kini, sampel dari makanan yang diduga beracun sudah dibawa ke laboratorium Dinas Kesehatan Jateng. Dugaan sementara memang para korban mengalami keracunan. Hal itu berdasarkan dari ciri-ciri yang dialami oleh warga. "Mual, muntah, pusing dan diare. Tapi kami masih menunggu hasil lab," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Marketing RS Brayat Minulya, Brigitta Adventa membenarkan adanya sejumlah pasien yang diduga mengalami keracunan. "Yang masih dirawat ada lima orang. Yang satu masuk ICU karena tadi masih diare. Kalau untuk pasiennya mungkin butuh dua sampai tiga hari lagi baru bisa pulang," ungkap Brigitta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
