
Ilustrasi.
JawaPos.com - Kejadian mengenaskan datang dari Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Dua orang warga dibakar hidup-hidup hingga tewas.
Pelakunya, merupakan dua orang pasangan suami istri. Yakni, M. Dhofir, 59 dan istrinya Nanik Purwanti, 30. Lalu, Zaknudin, 30, dan isteinya Munifa, 20.
AKP Hardi Kasubag Humas Pasuruan menerangkan, pembunuhan dengan membakar hidup-hidup yang dilakukan dua pasang pasutri itu dilatarbelakangi dendam. "Diduga Pelaku M. Dhofir sakit hati kepada korban karena pelaku pernah sakit disantet oleh korban," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (20/1).
Atas dasar itu, Dhofir merencanakan pembunuhan. Dia menyuruh Zainudin dan istrinya, Munifah ke rumah korban, Sya'roni, 58, warga Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur untuk datang ke rumahnya, Sabtu (19/1) sore dengan alasan acara selamatan.
Setelah itu, Zainudin dan Munifah juga disuruh ke rumah Imam Sya'roni, 70, warga Desa Selorentek, Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur dengan alasan yang sama. Keduanya pun datang.
Sekitar pukul 17.10 WIB, Dhofir meminta Zainudin mengunci pintu depan rumah dari luar. Di dalam rumah itu ada korban yang sedang disuguhi teh dan kopi serta jamu pegal linu.
Entah bagaimana, korban lantas diikat dengan tali kampar dan dibungkus dengan kain. Dhofir bersama Nanik dan Zainudin menyeret kedua korban dari dapur ke halaman depan swkotar pukul 02.30 WIB. Korban langsung disiram bensin dan dibakar hidup-hidup.
Paginya, tetangga pelaku, Nurul Huda menemukan dua korban dengan tangan dan kaki terikat yang sudah terbakar di depan rumahnya. "Nurul Huda bersama warga sempat menyiramkan air kepada kedua orang tersebut untuk memadamkan api," jelas Hardi.
Nurul langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonorejo. Sekitar pukul 07.00 WIB, para pelaku ditangkap aparat setempat. "Sekira pukul 07.00 WIB tim jatanras telah mengamankan pelaku yang diduga telah melakukan pembunuhan tersebut," tukasnya.
Adapun barang bukti yang diamankan yaknk tiga buah sepeda motor, tali tampar, ban sepeda, botol, pecahan botol, dan tujuh buah handphone.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
