
Buya Syafii Maarif. Ridho Hidayat
JawaPos.com - Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengajak seluruh pihak agar menghormati hasil Pemilu 2019 yang akan diumumkan KPU, 22 Mei nanti. Selain itu Buya-sapaan akrabnya-berharap agar masyarakat tetap bisa hidup berdampingan
"Siapapun pemenangnya harus kita terima. Siapa yang kalah harus legowo. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan bangsa, kebhinekaan, perdamaian, pluralisme, sehingga bangsa ini utuh bersatu untuk mencapai tujuan penegakan," ungkapnya di Masjid Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Jumat (19/4).
Buya mengatakan, seluruh paslon harus tetap menunggu penghitungan resmi dari KPU. Tidak perlu untuk saling klaim menang. "Walaupun sudah ada hitung cepat, yang mengeluarkan pendapat itu biar saja," tambahnya.
Di mata Buya, pesta demokrasi tahun ini berjalan cukup luar biasa. Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan tidak mudah untuk menjangkaunya. "Ada yang naik perahu, kapal, pesawat-pesawat kecil untuk mencari pemilih," katanya.
Walaupun ada sedikit gangguan, seperti banjir, namun secara umum pemilu tetap berjalan lancar. Buya menegaskan jika ada pihak yang tidak terima dengan hasil pemilu agar menemupuh cara konstitusional.
"Kalau ada sengketa selesaikan melalui jalur hukum. Jangan di luar hukum, karena kita punya Mahkamah Konstitusi. Kita punya aparat hukum, jangan di luar karena kita negara hukum, tidak boleh main hakim sendiri," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
