alexametrics

Warga Korban Gempa Mamuju dan Majene Bertahan di Pengungsian

19 Januari 2021, 15:05:02 WIB

JawaPos.com–Warga korban gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, masih bertahan di lokasi pengungsian, usai gempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah itu pada Sabtu (16/1). Ribuan pengungsi berada di wilayah Kecamatan Tubo Sendana Malunda, dan Ulumanda, Kabupaten Manene; serta Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju; Selasa (19/1).

Para pengungsi yang sebagian besar perempuan dan anak anak tersebut berada di sepanjang sisi kiri dan kanan jalur trans Sulawesi di ketinggian yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Mamuju. Pemandangan pengungsi tersebut disaksikan para pengguna jalan baik masyarakat umum mampu para relawan gempa yang mendistribusikan bantuan logistik kemanusiaan.

Sebagian lagi para pengungsi memilih mendirikan tenda tidak jauh dari tempat tinggalnya ke tempat terbuka yang juga berada di ketinggian dengan jarak 100 sampai 300 meter. Sebagian lagi memilih pergi dan para pengungsi lain memilih jauh meninggalkan permukimannya menuju ke atas bukti.

”Kami tidak tahu sampai kapan akan bertahan di pengungsian, karena gempa susulan masih terjadi meskipun dengan guncangan lebih kecil, masyarakat khawatir akan ada guncangan lebih besar dari sebelumnya, yang dapat mengakibatkan tsunami, sehingga warga tidak mau kembali dari pengungsian,” kata Mardi, warga yang ikut mengungsi seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, pengungsi tetap berharap, bantuan dari para relawan dengan mendistribusikan bantuan logistik dengan melintasi jalur trans Sulawesi tetap ada untuk pengungsi. Pemerintah mencatat data pengungsi gempa di Kabupaten Majene mencapai 4.000 jiwa sementara di Kabupaten Mamuju mencapai 15.000 jiwa.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads