
Petugas kesehatan bersama prajurit TNI dan Polri bersiap melakukan penjemputan seorang pasien posiitif Covid-19 beberapa waktu lalu. Humas Dinkes Nagan Raya/Antara
JawaPos.com–Seorang pasien berstatus probable Covid-19 bernama Fatani, warga Desa Ujong Krueng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, melarikan diri dari ruang rawat di RSUD Sultan Iskandar Muda, Nagan Raya, Aceh. Dia kabur saat akan dirawat di ruang isolasi. Saat kabur, pasien itu juga turut membawa catatan rekam medis (status) yang memuat diagnosa medis terhadap penyakit yang diderita.
”Jadi, pasien ini kabur saat mau dipindahkan ke ruang khusus dari ruang rawat umum di rumah sakit,” kata dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, Aceh, Rosida Hanum seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/10) malam di Suka Makmue.
Menurut dia, pasien bernama Fatani nekat kabur dari ruang perawatan rumah sakit karena diduga tidak bersedia dirawat di ruang isolasi khusus pasien Covid-19. Padahal, sesuai hasil pemeriksaan medis yang dilakukan terhadap pasien tersebut, diduga memiliki gejala (probable) Covid-19, sehingga penanganan medis harus dilakukan di ruang khusus.
”Karena pasien kabur, kami melaporkan kejadian tersebut kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagan Raya, Aceh termasuk kepada pihak TNI agar dilakukan pencarian kepada pasien,” ujar Rosida Hanum.
Menurut dia, saat melarikan diri, pasien juga membawa serta catatan rekam medis dari rumah sakit setempat. ”Saat ditemui tim, pasien tidak mau kembali ke rumah sakit, kami tidak bisa mengintervensi pasien karena itu adalah hak pasien ketika berada di luar rumah sakit,” terang Rosida Hanum.
Meski pasien tidak mau kembali dirawat, catatan rekam medis yang sebelumnya dibawa kabur pasien akhirnya berhasil ditemukan. Kini catatan rekam medis tersebut sudah berada di rumah sakit.
Sementara itu, berdasar catatan, kasus kaburnya pasien Covid-19 dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, Aceh, bukan kali ini terjadi. Pada Senin (28/9), kasus serupa juga terjadi setelah pasien berinisial SB, 43, warga Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Aceh juga kabur dua kali dari rumah sakit milik pemerintah daerah setempat, meski akhirnya berhasil dijemput kembali Tim GTPP Covid-19 Nagan Raya di rumahnya dan kemudian dirawat di Rumah Sehat Kabupaten Nagan Raya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=b_zt-czMhoI&t=18s&ab_channel=JawaPos

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
