
ILUSTRASI: Suasana penggeledahan rumah terduga teroris di perumahan BTN di Cipancuh, Kecamatan Hargeulis.
JawaPos.com - Rencana penyerangan oleh dua orang terduga teroris di Makopolres Indramayu, Minggu (17/7) lalu, memberikan sinyal bahwa kelompok teror di wilayah Cirebon dan sekitarnya masih berkembang. Penyerangan menggunakan bom panci itu seakan sedang menunjukkan taring perlawanan terhadap institusi negara.
Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat terorisme Nuruzzaman, Selasa (17/7). Dia memastikan, bahwa kelompok terorisme yang sedang melakukan serangkaian penyerangan di tanah air adalah jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD).
"Para terduga teroris ini melakukan amaliahnya dimana pun dan kapan pun. Apalagi, jika mereka dalam keadaan terdesak," ujarnya melalui pesan singkat.
Zaman menilai kelompok teroris di Indramayu terbilang tidak banyak. Namun keberadaan kelompok JAD masih tetap eksis. Dia mengatakan, penyerangan yang dilakukan oleh kelompok teroris berkaitan dengan adanya seruan yang dilakukan oleh ISIS untuk melakukan amaliahnya dimana saja dan kapan saja.
"Penyerangan yang dilakukan kelompok teroris JAD ini, sangat berkaitan dengan seruan ISIS untuk melakukan amaliah kapan pun dan dimana pun," ujarnya.
Aksi teror beruntun yang dilakukan oleh terduga teroris JAD berkaitan erat untuk memberikan ancaman dengan agenda pemilu di setiap negara. Tidak hanya itu, Zaman menilai, saat ini seruan teror diarahkan kepada kegiatan besar yang ada di Indonesia, seperti Asian Games.
"Mereka (teroris) menebar teror dan ancaman di agenda besar Negara, salah satunya Asian Games. Asian Games akan dijadikan momen strategis untuk menunjukkan perlawanannya," ungkapnya.
Intinya, menurut Kadensus 99 Banser NU itu, kelompok teroris selalu memanfaatkan agenda penting kenegaraan untuk melakukan amaliah. Dengan maksud, menebar ancaman dan ketakutan kepada masyarakat.
Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, pengamanan untuk agenda-agenda penting negara, khususnya Asian Games sudah dilakukan penjagaan ekstra ketat oleh aparat kepolisian.
"Asian Games akan berjalan aman dan lancar. Saya yakin itu. Kita percayakan semuanya kepada aparat keamanan Kepolisian. Buktinya, pengungkapan dan penangkapan pelaku teror di Jogja dan di Indramayu lalu," ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
