
Kondisi rumah yang ambruk di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/12), usai terdampak gempa di NTT. Antara
JawaPos.com–Sebanyak 504 unit rumah mengalami kerusakan dan tujuh orang dilaporkan terluka di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, usai dampak gempa bumi magnitudo 7,4 di Laut Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (14/12).
”Informasi terbaru, ada tiga luka ringan, dua luka berat di Kecamatan Pasilambena; dua orang luka ringan di Kecamatan Pasimarannu. Total tujuh korban. Satu luka berat patah lengan dan satu orang kondisi koma dirujuk ke Kota Selayar karena tertimpa material bangunan,” ujar Kepala BPBD Selayar Ahmad Ansar seperti dilansir dari Antara.
Korban yang mengalami koma tersebut, warga dari Pulau Madu, Kecamatan Pasilambena, bernama Syarif Kamba. Saat ini, korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Selayar untuk mendapat penanganan medis.
Data sementara yang dikumpulkan, tercatat sebanyak 46 unit rumah mengalami rusak berat di Pasilambena. Namun belum termasuk data di Desa Garopa dan Garopa Raya karena akses komunikasi masih terputus akibat dampak getaran gempa.
”Rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kecamatan Pasimarannu 232 unit, sisanya rusak ringan. Total keseluruhan sementara sebanyak 504 unit rumah,” ujar Ahmad Ansar.
Data laporan sementara dari BPBD Selayar, terdapat dua kecamatan terdampak paling parah yakni Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu. Jumlah warga terdampak di Kecamatan Pasarimarannu sebanyak 3.353 Kepala Keluarga (KK) dan di Kecamatan Pasilambena sebanyak 2.158 KK dengan total 5.511 KK.
”Jumlah data pengungsi dampak pascagempa bumi tercatat 47 titik di dua kecamatan tersebut. Di Kecamatan Pasimarannu ada 17 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi sebanyak 3.900 jiwa. Sedangkan di Kecamatan Pasilambena ada 30 titik pengungsian, namun belum ada data pasti jumlah pengungsi dari total jumlah penduduk secara administratif di kecamatan tersebut sebanyak delapan ribuan jiwa,” ucap Ahmad Ansar.
Sebelumnya, Pelaksanaan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menuturkan, gempa tersebut terdampak di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Takabonerate, Pasilambena, Pasimarannu, dan Kecamatan Passimasunggu.
Namun hanya Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu yang paling parah karena lokasi kecamatan itu terdekat dari pusat gempa. Gubernur telah menginstruksikan segera mendirikan dapur umum yang menjadi salah satu bantuan yang paling penting untuk memenuhi kebutuhan makan dan logistik masyarakat terdampak.
”Tim medis bersegera ke lokasi termasuk membawa logistik yang sudah kita drop untuk satu ton pertama, berupa beras dan tim dapur umum bagi dua wilayah yang sangat terdampak di wilayah terdekat dari pusat gempa di NTT,” terang Andi.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
