
Surat pernyataan permintaan maaf Steven Hadisurya kepada Guberniur NTB TGB Zainul Majdi.
JawaPos.com - Peristiwa menghebohkan sempat terjadi di Bandara Changi, Singapura. Tepatnya pada, Minggu (9/4) lalu sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Kala itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mendapatkan kata-kata kasar dari seseorang bernama Steven Hadisurya Sulistyo.
Ceritanya, pada saat itu TGB bersama istrinya hendak bertolak menuju Jakarta. TGB memang sempat meninggalkan barisa antrian untuk maju ke arah petugas. Ternyata dari belakang, berteriaklah seseorang untuk memprotes karena merasa diserobot TGB. Pria itu adalah Steven.
Padahal kala itu, Gubernur yang juga seorang ulama tersebut hanya sejenak meninggalkan antrean untuk bertanya kepada petugas. Bahkan sang istri tetap berada dalam baris antrean.
Begitu kerasnya Steven memprotes sang Gubernur. Bahkan, kata-kata umpatan yang tak pantas berkali dia lontarkan. "Dasar Indo, Dasar Indonesia, Dasar Pribumi," ujarnya.
Singkat cerita, kejadian itu berujung pada urusan polisi di Bandara Soekarno-Hatta. Sebab TGB melaporkan penghinaan itu begitu tiba di Jakarta. Hingga akhirnya Steven menyesali perbuatannya dan meminta maaf atas perkataan yang sudah dilontarkannya kepada Gubernur.
Bahkan, Steven pun membuat surat permintaan maaf secara tertulis di atas materai. Dalam surat itu, intinya dia mengakui semua perbuatannya dan tidak akan mengulanginya. “Saya telah menyadari bahwa kata-kata saya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1954. Saya tidak akan mengucapkan lagi kata-kata yang dapat menimbulkan keretakan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia,” tulis Steven.
Surat permohonan maaf yang dilontarkan Steven pun dengan cepat menjadi viral. Banyak netizen yang menyayangkan tindakan pria kelahiran Jakarta, 1 September 1991 tersebut.
Nah, yang luar biasa adalah TGB pun dengan mudah memaafkan Steven. Dia tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut, apalagi, yang bersangkutan juga telah meminta maaf secara terbuka melalui media massa. "Jika ada masalah, mari kita selesaikan dengan cara-cara yang lebih konstruktif, santun dan bermartabat, lebih mengedepankan semangat persatuan dan NKRI,” kata TGB seperti dilansir Lombok Pos (Jawa Pos Group). (mas/jpg)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
