
Ilustrasi
JawaPos.com - Ketua DPW Partai Nasdem Sumatera Barat (Sumbar) Syamsu Rahim digoyang oleh 13 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) atau tingkat kabupaten/kota.
Ke-13 pengurus di DPD partai yang dibidani Surya Paloh itu mengirimkan mosi tak percaya kepada Syamsu Rahim. Akan tetapi penolakan politik itu dianggap sebagai hal yang biasa oleh Syamsu Rahim. Bahkan tak digubrisnya.
“Apa yang terjadi di tubuh NasDem itu, saya anggap sebagai dinamika politik dan itu hal bisa terjadi dalam sebuah partai,” ujar Syamsu Rahim seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (13/3).
Mantan Bupati Solok itu mengklaim, dirinya tidak melihat secara langsung bukti dari mosi tak percaya yang dilayangkan oleh 13 pengurus DPD se-Sumbar tersebut.
“Makanya, jika ingin mengetahui bagaimana tanggapan saya, ini ibarat air mengalir saja. Dia akan tertumpu pada satu tempat. Karena tidak ada lagi tempat terendah,” jelas pria yang biasa dipanggil SR itu.
Menurut Wali Kota Solok itu, secara legal formal kepengurusan 13 DPD Partai NasDem yang menyatakan mosi tak percaya itu masih berlaku.
Syamsu Rahim menegaskan, pengurus partai di NasDem tidak mengenal namanya musyawarah daerah (Musda) dalam mengganti pengurus, akan tetapi menggunakan atas mandat dari DPP.
Ketika ditanya, kenapa sempat mencuat pernyataan mosi tak percaya dari 13 DPD NasDem di Sumbar itu? Syamsu Rahim menilai, tidak tahu persis apa penyebabnya. “Yang jelas pernyataan mereka itu jelas di luar koridor partai. Tetapi itulah dinamika, biarkan saja,” ulasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya sempat mencuat kabar sebanyak 13 DPD NasDem kabupaten/kota di Sumbar menyatakan mosi tak percaya atas kepemimpinan Syamsu Rahim sebagai ketua DPW NasDem Sumbar.
Sejumlah pengurus DPD itu mengatakan sejumlah tindakan Syamsu Rahim telah memecah-belah partai dan bertindak sewenang-wenang terhadap kader dan kepengurusan di tingkat DPD kabupaten kota.
“Awalnya, kami sangat respek pada SR, karena beliau adalah salah satu tokoh yang pernah menjadi Ketua DPRD di Sawahlunto, Wali Kota Solok dan Bupati Solok. Ketokohan itulah yang kami harapkan untuk membesarkan Partai Nasdem di Sumbar. Tapi nyatanya, justru perpecahan yang dibawanya ke Partai Nasdem Sumbar. Mosi tidak percaya ini merupakan puncak dari kekecewaan kami,” ujar salah satu Ketua DPD Nasdem yang minta namanya tidak disebutkan. (zil/iil/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
