JawaPos Radar

Diduga Kesepian, Kasus Gantung Diri di Gunungkidul Marak

11/09/2018, 08:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Bunuh Diri
ILUSTRASI: Kasus warga yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) kembali marak. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kasus warga yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) kembali marak. Setidaknya sejak Jumat (7/9) hingga Sabtu (8/9) kemarin telah terjadi 2 kasus yang memprihatinkan itu.

Kapolsek Ponjong, Kompol Mugiman mengatakan, salah seorang warganya atas Anjar Parasetya, 35, dari Dusun Payak RT 02/10, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong diketahui tewas menggantung di pohon mangga pada Sabtu (8/9) pagi.

Korban diketahui oleh saksi, Satiem, 70, sekitar pukul 05.00 WIB. "Petugas langsung mendatangi lokasi, dan mengevakuasinya. Didapati tidak ada bekas tanda kekerasan. Murni bunuh diri," kata dia.
Belum diketahui penyebab korban memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu. Proses penyelidikan yang dilakukan oleh petugas masih dilakukan.

Sementara pada Jumat (7/9) malam, warga bernama Sarno, 55, dari Dusun Pulegundes 2, RT 2/10, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus. Pria paruh baya itu diketahui tewas gantung diri di pohon akasia.
Kapolsek Tepus AKP Mustaqim mengatakan, sebelum diketahui gantung diri, Sarno sempat meminta izin mencari pakan ternak di ladang. Namun hingga petang tak kunjung pulang.

Setelah dicari oleh keluarga dan tetangganya, diketahui Sarno sudah gantung diri di daerah perbukitan berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya. "Setelah dilakukan pemeriksaan bersama medis dan tidak ada tanda penganiayaan," ucapnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi sebelumnya menyebut, kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di wilayahnya paling besar itu karena faktor kesepian.

"Persoalan psikologis, medik, sudah menjadi pasien, stres, gak minum obat lalu bunuh diri. Mengenai faktor ekonomi, itu paling kecil bahkan di urutan terbawah," paparnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up