
Satpol PP melakukan pengecekan secara acak kepada wisatawan dari luar yang masuk Jogjakarta. Satpol PP Kota Jogjakarta/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Kota Jogjakarta akan mengintensifkan pengecekan dokumen vaksinasi dan hasil negatif Covid-19 kepada wisatawan yang datang ke Kota Jogjakarta pada akhir pekan. Termasuk melakukan pencegatan di beberapa ruas jalan yang menjadi akses masuk ke Jogjakarta.
’’Jadi, siapapun yang datang ke Jogjakarta termasuk wisatawan atau warga yang melakukan perjalanan dari luar daerah harus melengkapi dokumen vaksinasi dan juga hasil negatif Covid-19,” kata Wakil Wali Kota Jogjakarta Heroe Poerwadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Jumat (10/9).
Menurut dia, pengecekan acak kepada wisatawan tersebut akan dilakukan di beberapa area publik yang banyak dikunjungi wisatawan, hingga ke tempat parkir. Heroe menegaskan persyaratan dokumen perjalanan berupa sertifikat vaksinasi dan hasil negatif Covid-19 baik dari tes PCR maupun antigen tersebut menjadi syarat perjalanan yang sudah ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional.
’’Dokumen-dokumen tersebut menjadi syarat bagi pelaku perjalanan antardaerah. Artinya, jika ada wisatawan dari luar daerah yang akan masuk ke Jogjakarta, wajib memenuhi syarat yang sudah ditetapkan,” kata Heroe.
Untuk memudahkan pengecekan, Heroe meminta wisatawan atau warga dari luar daerah yang datang ke Jogjakarta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi karena di beberapa tempat sudah mewajibkan pengunjung untuk memindai QR Code melalui aplikasi tersebut seperti mal, kafe, dan restoran.
’’Jika ada wisatawan yang datang dalam rombongan besar menggunakan bus pariwisata, ketua rombongan harus bertanggung jawab untuk menunjukkan bahwa seluruh wisatawan yang dibawa sudah memenuhi syarat perjalanan,” terang Heroe.
Pengelola biro perjalanan wisata pun diminta untuk mematuhi ketentuan syarat perjalanan tersebut dan tidak mengangkut penumpang apabila belum divaksin dan tidak bisa menunjukkan hasil negatif Covid-19.
”Dokumen yang dibawa harus asli. Jangan sekali-kali membawa dokumen palsu karena justru bisa berakhir menjadi tindak pidana,” tutur Heroe.
Wali Kota Jogjakarta Haryadi Suyuti menyatakan Kota Jogjakarta tidak bisa menolak kedatangan wisatawan. Namun wisatawan yang datang diharapkan memenuhi syarat perjalanan.
’’Sudah harus vaksin dan negatif Covid-19. Selama di Jogjakarta pun harus menjaga protokol kesehatan,” kata Haryadi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
