Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Agustus 2018 | 05.18 WIB

Luasan Lahan Terbakar di Sumsel Mencapai 482 Hektar

Karhutla yang terjadi di OKI - Image

Karhutla yang terjadi di OKI

JawaPos.com - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus meluas di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, jumlah lahan yang terbakar saat ini sudah mencapai 482 hektar.


Pelaksana Tugas Kepala Bidang Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengakui, memang saat ini kebakaran terus meluas. Tercatat, total lahan yang sudah terbakar yakni seluas 482 hektar di dua daerah, yakni di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel.


Dari total lahan yang terbakar tersebut, paling besar yakni berada di OKI. Dimana lahan terbakar kebanyakan di daerah yang sama seperti di Kawasan Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, Desa Cinta Jaya Kecamatan Pedamaran, OKI, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI, Sumsel.


"Lahan di daerah OKI ini memang lahan gambut," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (7/8).


Ia mengaku, pihaknya sudah berulang kali mencoba memadamkan dan berhasil. Namun, titik api kembali muncul dan menyebabkan api kembali membesarlalu membakar lahan tersebut.


Karena itu, saat ini tim darat terus melakukan pembasahan di lokasi yang telah berhasil dipadamkan. Agar kondisi lahan basah hingga ke permukaan paling bawah."Selain mengerahkan tim darat untuk pembasahan, satgas karhutla juga melakukan pembasahan dari udara melalui waterboombing," terangnya.


Selain mencatat total lahan yang terbakar, pihaknya juga mencatat jumlah hotspot yang terjadi selama tahun 2018. Tercatat saat ini titik hotspot mencapai 396 titik. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016 dan tahun 2017. Namun, menurun dibandingkan tahun 2015 lalu.


Sebaran hotspot yang paling tinggi, yakni berada di OKI dengan jumlah mencapai 93 titik. Selain itu, upaya waterboombing yang telah dilakukan sejak 9 Maret hingga 3 Agustus tercatat sebanyak 3.805 kali dengan menggunakan air sekitar 12.473 ton air yang dibawa 8 helikopter.


"Untuk personel yang diturunkan yakni sebanyak 8.444 personel gabungan dari sejumlah instansi terkait," ujarnya.


Ia berharap, dengan upaya yang terus dilakukan ini, bencana asap akibat karhutla tidak terjadi mengingat Palembang merupakan tuan rumah Asian Games. "Saat ini, kami juga mendapatkan data ISPU bahwa indeks udara di Palembang masih berada dibawah angka 50. Artinya kondisi udara di Palembang masih baik," tutupnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore