
Salah satu pemandangan di Kampung Al Munawar, Palembang.
JawaPos.com - Kecantikan dan keindahan Kampung Al-Munawar yang terletak di pinggiran Sungai Musi, Sumatera Selatan memiliki daya pikat tersendiri. Hal ini terbukti, dalam torch relay tempat wisata Kampung Al-Munawar ini dipilih sebagai salah satu tempat singgah api abadi Asian Games.
Untuk diketahui, Kampung yang terletak di RT 24, RW 02 Kelurahan 13, Kecamatan Seberang Ulu 1 dahulunya dikenal sebagai kampung arab. Dimana, yang tinggal di daerah tersebut merupakan keturunan Arab dengan nuansa kental Islami.
Ketua RT, Muhammad Kadir mengatakan berdasarkan catatan sejarah keturunan suku Al-Munawar. Pada 400 tahun lalu, pada masa kesultanan Palembang Darussalam yang dipimpin Sultan Mahmud Badaruddin 1 datanglah Habib Abdurahman bin Muhammad Al-Munawar dari Suku Al-Munawar, Yaman bersama beberapa keluarganya.
Sebelumnya ke Palembang, habib ini terlebih dahulu ke Malaysia dan Singapura untuk bersyiar. Sultan Mahmud Badaruddin 1 yang mendengar syiar tersebut akhirnya memanggil Habib Abdurahman untuk mengajarkan Islam lebih mendalam.
"Kemudian, barulah kakek buyut kami tinggal dan menetap dengan menikahi orang Palembang. Dan baru dinamakan kampung ini menjadi Kampung Al-Munawar," ujarnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, Kampung ini pun menjadi daya tarik sendiri dengan nuansa religi karena seluruh warga di kampung ini keturunan habib. Bahkan, sejak diresmikannya kampung ini menjadi kampung wisata maka pihaknya pun membuat aturan agar pengunjung untuk berbusana sopan sehingga tradisi Islam tidak tergerus oleh pengunjung.
"Kami pun menyewakan seperti kain dan selendang agar setiap pengunjung terlihat sopan saat datang ke Kampung kami," ujarnya.
Di kampung ini pihaknya menyajikan delapan bangunan bentuk asli yang terbuat dari kayu unglen, tembesu dan merawan.
"Saat ini ada 65 kepala keluarga dan 250 warga yang tinggal disini semuanya adalah keluarga dari suku Al-Munawar," terangnya.
Sementara itu, Sekda Palembang, Harobin Mustofa mengatakan bahwa pihaknya sengaja membawa api obor Asian Games ini ke beberapa destinasi wisata sebagai ajang promosi. Apalagi, destinasi ini berada di pinggiran Sungai Musi sehingga memiliki daya tarik tersendiri.
"Kami harap destinasi wisata di Palembang terus berkembang dan tentunya ini harus dijaga bukan hanya saat Asian Games tapi seterusnya," singkatnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
