
Kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Palembang.
JawaPos.com - Kabut asap menyelimuti wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dalam beberapa hari terakhir. Diduga, asap berasal dari daerah tetangga. Seperti diketahui, Sumsel berbatasan dengan Jambi, Bengkulu, Lampung dan Riau.
"Sumsel itu zero asap. Jadi kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari tetangga," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengunjungi Samsat Sumsel di Palembang, Kamis (4/10).
Herman tidak menapik adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel. Karhutla itu terjadi di lahan yang tidak produktif. Untuk itu, Pemprov Sumsel akan membuat perda agar lahan yang tidak produktif segera diaktifkan. Sehingga karhutla dapat dicegah dan tentunya bermanfaat bagi Sumsel. "Kami akan buatkan perdanya," tukas Herman Deru.
Sebelumnya, Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Kenten Palembang Nandang Pangaribowo menjelaskan bahwa udara kabur atau haze merupakan kabut radiasi akibat campuran debu, asap kendaraan bermotor, asap limbah rumah tangga, dan asap karhutlah.
Asap tersebut terakumulasi bercampur naik hingga udara atas. Biasanya asap turun pada malam hari hingga dini hari. Terlebih lagi sejak 10 hari terakhir, Palembang dan sekitar belum mendapatkan curah hujan di atas 50 mm. Sehingga proses akumulasi asap gampang terjadi. "Tapi nilai ISPU kami sedang. Yakni, 50-150 Mikron/gram. Artinya masih normal," tutupnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
