
KEBUTUHAN VITAL: Pengisian tabung gas oksigen di Manggarai, Jakarta, kemarin (27/6). Permintaan tabung oksigen baru maupun pengisian tabung oksigen meningkat menyusul lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com–Pemerintah Daerah Istimewa Jogjakarta segera membentuk satuan tugas (satgas) oksigen. Satgas memiliki tugas memastikan ketersediaan tabung oksigen di provinsi tersebut.
”Saya sudah minta Asisten II untuk memimpin Satgas Oksigen,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jogjakarta Kadarmanta Baskara Aji seperti dilansir dari Antara di Kompleks Kepatihan, Jogjakarta.
Menurut Aji, ada dua organisasi perangkat daerah yang akan menjadi penggerak utama Satgas Oksigen yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogjakarta. ”Nanti leading-nya ada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Kesehatan,” ujar Aji.
Seperti diketahui sejumlah rumah sakit, termasuk di Jogjakarta sempat kesulitan mendapatkan tabung oksigen. Mereka bahkan harus mencari hingga keluar pulau.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Jogjakarta Mohammad Komarudin menjelaskan, pada pekan lalu pasokan oksigen menipis. ”Beberapa waktu lalu kita ketar-ketir dengan pasokan oksigen. Bahkan Sabtu, Minggu, sampai Senin, kemarin (pekan lalu) itu patokan hitungan jam,” terang Komarudin.
Karena persediaan yang mengkhawatirkan itu, pihaknya kemudian mencari oksigen ke sejumlah tempat lain, bahkan hingga ke Denpasar, Bali. ”Kita ngangsu (ngangkut), ke mana pun yang penting dapat. Kami mendatangkan ada suplier baru, tidak hanya PT Samator. PT Samator terbatas harus berbagi dengan berbagai rumah sakit,” tutur Mohammad Komarudin.
”Kita datangkan dari Surabaya bahkan Denpasar. Satu truk dari Denpasar 202 tabung dan konsentrat dari Surabaya. Ini untuk back up,” kata Mohammad Komarudin.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan telah menjamin ketersediaan oksigen dengan meminta pengalihan 90 persen produksi oksigen untuk kebutuhan medis.
”Terkait ketersediaan oksigen, kami sudah meminta kepada Menteri Perindustrian agar memerintahkan para produsen oksigen mengalokasikan 90 persen produksinya untuk kebutuhan medis,” terang Luhut dalam keterangan pers terkait pelaksanaan PPKM darurat secara virtual, Kamis (1/7).
Oleh karena itu, dia meminta masing-masing provinsi membentuk satgas yang memastikan ketersediaan oksigen, alkes, dan farmasi yang berkoordinasi langsung dengan Menkes jika terjadi kesulitan pasokan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022