
Leak Kustiyo
Oleh LEAK KUSTIYO, CEO Jawa Pos Media
JAWA POS merayakan ulang tahun ke-75 ini dengan perasaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya luapan bahagia dan keriangan, tapi juga rasa syukur dan trenyuh yang dalam: menyadari telah diberkahi pembaca yang luar biasa setia! Pelanggan koran dengan tingkat keloyalan yang tak main-main. Dalam era yang terus berganti, disrupsi, suka, duka, bahkan saat isolasi dua tahun karena pandemi, para pembaca tetap setia.
”Saat terjadi wabah Covid-19, jangankan membaca koran, menyentuh pun tidak berani. Tapi saya tetap berlangganan Jawa Pos,” kata Aruwan Soenardi, CEO Gading Murni, pemilik brand legendaris Surabaya yang kini berevolusi dari penyedia peranti seni rupa menjadi pemain besar stationary dan mesin digital printing Indonesia.
Ungkapan Aruwan seperti mewakili tipikal banyak pelanggan Jawa Pos lainnya. Sutoto Yakobus, senior director Ciputra Group, menyampaikan hal senada. ”Sekarang saya hanya berlangganan dua koran: satu Jawa Pos, satu lagi koran bisnis,” kata pelari maraton yang lagi bersiap ke Gold Coast untuk menapak jalan aspal sepanjang 42 km itu.
*
Pergantian era sejak zaman kemerdekaan, prahara 65, Orde Baru yang represif terhadap media, Orde Reformasi, hingga zaman blusak-blusuk cawe-cawe sekarang ini adalah berbagai jenis tan tangan dalam menga rungi bisnis media. Ujian terpentingnya adalah, akankah pembaca Jawa Pos tetap setia? Kesetiaan dan cinta pembaca ini kami renungkan lama. Cinta macam apa yang membuat Jawa Pos terus ada di hati para pembaca?
Tak menemukan jawaban memadai atas misteri cinta yang kurang masuk akal itu, kami memutuskan untuk menyelenggarakan pesta buat seluruh Pe lang gan Setia–sembari menunggu datangnya makan siang gratis.
Bersama para direksi Jawa Pos Radar Group, kami sepakat untuk bareng-bareng menyediakan bingkisan istimewa berupa satu mobil Hyundai Stargazer, satu mobil Honda Brio, dan 22 sepeda motor Yamaha Mio. iPhone, uang tabungan, voucher belanja di Superindo, dan aneka barang-barang elektronik, yang di-support oleh penganjur cinta produk-produk Indonesia, Dr (HC) Alim Markus, bos Maspion Group.
Satu lagi, band Neo Jibles. Empat anak muda pekerja musik asal Pacitan kami hadirkan di Jawa Pos Arena untuk menghasut para pembaca Jawa Pos agar mengenang masa-masa 70-an dengan bernyanyi lagu-lagu Koes Plus.
Ultah platinum ke-75 ini akan kami jadikan tonggak untuk mengimbangi laju perubahan lanskap persaingan media era digital yang begitu cepat. Harapannya, seluruh tim Jawa Pos bisa maju bersama para relasi, mitra, dan pembaca yang telah 75 tahun menjalin kesetiaan.
Salam, Selalu Ada Yang Baru! (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
