
Photo
JawaPos.com - Rukun Warga (RW) 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara meraih juara Program Kampung Iklim (Pro Klim) 2019. Prestasi itu didapatkan salah satunya melalui program tukar sampah jadi emas yang digalangkan sejak April 2019 lalu di Bank Sampah Wijaya Kusuma.
Ketua Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur Budi Winarko mengucap syukur, atas penghargaan Predikat Utama tingkat nasional dalam Pro Klim 2019. RW ini menjadi satu-satunya peserta dari DKI Jakarta yang mampu menoreh penilaian sebesar 92 dari standar minimum yakni 90.
"Alhamdulillah prestasi ini tentunya berkat kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari warga hingga peran pemerintah," kata Budi seperti keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com , Senin (28/10).
Dijelaskannya, salah satu nilai yang diraih yaitu adanya program Tukar Sampah Jadi Emas dari PT Pegadaian Persero yang saat ini diikuti sebanyak 74 nasabah aktif. Tingginya peran masyarakat dalam program bank sampah komposter, penghijauan hingga kebersihan pun menjadi penunjang dalam torehan prestasi tersebut.
"Hal lain yg kami usahakan adalah terwujudnya beberapa aspek mitigasi dan adaptasi yang memang harus dilakukan oleh warga dalam mengantisipasi efek perubahan iklim. Alhamdulillah kami sudah berhasil menerapkan hampir di seluruh aspek adaptasi dan mitigasi di RW 03 Kelapa Gading Timur," jelasnya.
Sementara itu, Camat Kelapa Gading, M Harmawan menerangkan sosialisasi terkait bank sampah ini akan massif digelar di setiap forum pertemuan warga. Apalagi, Bank Sampah Wijaya Kusuma ini memiliki keunikan atau keuntungan hasil tukar sampah dapat dikonversikan menjadi emas.
“Secara berkala kita akan adakan pertemuan warga. Pengurus Bank Sampah ini bisa nanti kita jadikan narasumber untuk bisa mengajak rekan-rekan RW lainnya untuk bisa berpartisipasi dalam pengurangan sampah,” jelasnya.
Photo
Armada truk pengangkut telah diperbanyak agar dapat memfasilitasi setiap bank sampah. (Dok Dinas Kominfotik DKI Jakarta)
Ia memastikan akan terus memfasilitasi setiap bank sampah dengan armada truk pengangkut sebanyak dua unit di setiap kecamatan. Hingga saat ini, terdapat 346 unit bank sampah dengan beragam jenis se-Jakarta Utara.
“Pembinaan terus dilakukan baik di lingkungan warga, sisa sekolah maupun perkantoran agar masyarakat semakin peduli terhadap program pengurangan sampah dari sumbernya,” tutupnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Slamet Riyadi menerangkan, pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator dalam segala kegiatan masyarakat.
Hasil ini tentu tak lepas dari tingginya parsitispasi warga dalam berbagai program lingkungan, seperti bank sampah, penghijauan, pengurangan sampah dan pemanfaatan pekarangan untuk penghijauan. "Selama ini, kami (Suku Dinas LH) hanya melakukan pembinaan dan memberikan bantuan alat, khususnya di bidang komposting serta bank sampah," tutupnya.
Tak hanya RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur, prestasi di bidang lingkungan hidup juga ditorehkan oleh Bank Sampah Majelis Taklim Koja. Penghargaan diberikan karena inovasi dalam mengubah sampah atau limbah plastik menjadi conblock.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
