Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Agustus 2026 | 20.39 WIB

Polda Metro Sebut Massa dari Pati Dipastikan Bukan Pemicu Kerusuhan, Tapi Kelompok Perusuh

Polisi membubarkan paksa massa aksi yang dinilai mulai bertindak menjurus anarkis di depan gedung DPR/MPR, Kamis (27/8). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Polisi membubarkan paksa massa aksi yang dinilai mulai bertindak menjurus anarkis di depan gedung DPR/MPR, Kamis (27/8). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemicu kerusuhan di sekitar DPR, Pejompongan, dan Slipi pada Kamis malam (27/8) hingga Jumat dini hari (28/8) dipastikan bukan massa aksi demo dari Pati. Polda Metro Jaya menyebut ada kelompok perusuh yang akhirnya memantik keributan hingga kerusuhan.

”Itu adalah ulah kelompok perusuh atau penganggu kamtibmas,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi.

Budi memastikan, massa dari Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di bawah koordinasi Supriyono alias Botok langsung membubarkan diri setelah bertemu dengan pimpinan DPR. Mereka perlahan mundur dari lokasi aksi mulai pukul 12.30 WIB.

”Memang dari sore (kemarin), setelah masyarakat AMPB kembali diterima oleh petinggi dari dewan, itu sudah kembali. Akhirnya beberapa masyarakat tidak melakukan penyampaian aspirasi,” terang dia.

Kelompok massa tersebut, lanjut Budi, justru melakukan pengrusakan, pembakaran, dan menghancurkan tanaman di sekitar Gedung DPR. Namun demikian, dia belum mengungkap lebih lanjut identitas para perusuh yang membuat aktivitas masyarakat terganggu. Polisi fokus memulihkan kondisi dan situasi.

”Yang paling penting saat ini adalah menjaga suasana tetap tenang agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik. Kami mengajak seluruh pihak menahan diri, tidak terpancing provokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” ajaknya.

Massa Terlibat Kerusuhan di Pejompongan Bukan Warga Jakarta

Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin mengungkap fakta di balik massa yang terlibat kerusuhan di Kawasan Pejompongan, Tanah Abang, sejak Kamis malam (27/8) sampai Jumat pagi (28/8). Dia menyebut massa bukan warga tersebut Jakarta.

Keterangan itu disampaikan oleh Arifin saat meninjau lokasi kerusuhan di Kawasan Pejompongan. Dia sempat berbincang dengan beberapa orang warga yang mengaku kehilangan teman-temannya. Selain itu, dia juga berbincang dengan mass yang terlibat kerusuhan.

”Bukan warga setempat, bukan warga sini, bukan. Warga dari luar,” ucap Arifin kepada awak media.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore