
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menutup aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (4/9), dengan tabur bunga. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan tidak akan mengikuti demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR/MPR RI Jakarta pada 27 Agustus 2026 mendatang.
Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Muhammad Amri Akbar mengatakan, keputusannya tidak mengikuti unjuk rasa karena menjaga ketertiban umum serta keutuhan persatuan nasional.
"Kami menolak aksi itu demi menjaga kondusifitas, keutuhan persatuan nasional. Itu prinsip fundamental KAMMI, tak bisa ditawar-tawar," kata Amri, Sabtu (22/8).
Dia menilai, penyelenggara demo kali ini melontarkan ancaman berlebihan bila tuntutannya tentang RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor tidak dipenuhi.
"Pernyataan yang mengarah, berniat menyandera atau mengancam anggota DPR itu merupakan bentuk eskalasi yang tak bisa dibenarkan. Negara ini ada di alam demokrasi yang beradab," imbuhnya.
Selain KAMMI, penolakan juga datang dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Kali ini dengan dalih masih melakukan konsolidasi setelah Musyawarah Nasional (Munas).
Koordinator Pusat BEM SI periode 2026-2027, Andira Yofi Sulendra mengatakan, gerakan mahasiswa tidak boleh sebatas bertindak karena mengikuti isu publik. Gerakan ke jalan harus didasari dasar yang kuat.
"Kami tidak ingin gerakan BEM SI sifatnya reaksioner atau sekadar ikut karena sedang ramai. Prinsip kami tetap, mahasiswa itu punya peran sebagai gerakan intelektual dan gerakan moral," kata Andira.
Dia menyampaikan, BEM SI akan turun ke jalan bila menemukan persoalan yang perlu dikawal melalui aksi massa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
