Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 02.02 WIB

Tak Mau Cuma Ikutan Tren, Kelompok Mahasiswa Ogah Terlibat Demo Akhir Agustus 2026

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menutup aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (4/9), dengan tabur bunga. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menutup aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (4/9), dengan tabur bunga. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan tidak akan mengikuti demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR/MPR RI Jakarta pada 27 Agustus 2026 mendatang. 

Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Muhammad Amri Akbar mengatakan, keputusannya tidak mengikuti unjuk rasa karena menjaga ketertiban umum serta keutuhan persatuan nasional.

"Kami menolak aksi itu demi menjaga kondusifitas, keutuhan persatuan nasional. Itu prinsip fundamental KAMMI, tak bisa ditawar-tawar," kata Amri, Sabtu (22/8).

Dia menilai, penyelenggara demo kali ini melontarkan ancaman berlebihan bila tuntutannya tentang RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor tidak dipenuhi.

"Pernyataan yang mengarah, berniat menyandera atau mengancam anggota DPR itu merupakan bentuk eskalasi yang tak bisa dibenarkan. Negara ini ada di alam demokrasi yang beradab," imbuhnya.

Selain KAMMI, penolakan juga datang dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Kali ini dengan dalih masih melakukan konsolidasi setelah Musyawarah Nasional (Munas). 

Koordinator Pusat BEM SI periode 2026-2027, Andira Yofi Sulendra mengatakan, gerakan mahasiswa tidak boleh  sebatas bertindak karena mengikuti isu publik. Gerakan ke jalan harus didasari dasar yang kuat.

"Kami tidak ingin gerakan BEM SI sifatnya reaksioner atau sekadar ikut karena sedang ramai. Prinsip kami tetap, mahasiswa itu punya peran sebagai gerakan intelektual dan gerakan moral," kata Andira.

Dia menyampaikan, BEM SI akan turun ke jalan bila menemukan persoalan yang perlu dikawal melalui aksi massa.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore