Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Juli 2026 | 00.15 WIB

Peneror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Sekitar

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror mulai meninggalkan SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com) - Image

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror mulai meninggalkan SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Polisi bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial MY, 34, terduga pelaku yang mengirimkan ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aksi teror ini terjadi tepat pada hari pertama sekolah pascalibur panjang, Senin (13/7) pagi.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku diamankan tidak jauh dari lokasi institusi pendidikan yang menjadi sasaran teror tersebut. Saat ini, MY tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik tindakan nekatnya.

"Untuk pelaku satu orang inisial MY yang beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (13/7).

Motif Pelaku Masih Didalami Polisi

Hingga saat ini, aparat kepolisian belum membeberkan secara terperinci mengenai kronologi penangkapan MY. Terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan setelah diamankan petugas.

Penyidik masih melakukan interogasi mendalam guna mengetahui tujuan utama pelaku menyebarkan pesan ancaman yang sempat memicu kepanikan massal tersebut.

"Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan," kata Budi.

Kronologi Teror di Hari Pertama Sekolah

Aksi teror ini dilancarkan saat para siswa dan guru tengah melaksanakan upacara bendera menyambut tahun ajaran baru. Pesan bernada ancaman bom tersebut dikirimkan pelaku melalui pesan pribadi WhatsApp (WA) kepada guru dan petugas tata usaha (TU) sekolah.

Pihak sekolah baru menyadari adanya pesan berbahaya tersebut usai rangkaian upacara selesai, dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib sekitar pukul 07.30 WIB. Aparat setempat mulai dari Polsek, Camat, hingga Lurah langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Hasil Penyisiran 4 Jam oleh Tim Gegana dan Densus 88
Guna memastikan keselamatan seluruh warga sekolah, tim gabungan khusus yang terdiri dari Tim Gegana, Densus 88 Antiteror, hingga unit anjing pelacak (K9) dikerahkan untuk melakukan sterilisasi total. Operasi penyisiran ini berlangsung ketat selama empat jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga berakhir pukul 13.00 WIB.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore