
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akan tetap berjalan normal pada Selasa (14/7) besok. Keputusan ini diambil setelah pihak kepolisian menyatakan kondisi sekolah sudah sepenuhnya aman pasca menerima ancaman teror bom pada Senin (13/7) pagi.
Meskipun aktivitas sekolah berjalan seperti biasa, para siswa, guru, hingga orang tua dipastikan tidak akan dibiarkan sendirian dalam menghadapi dampak psikologis dari insiden tersebut.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, menegaskan bahwa tidak ada kebijakan untuk memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) maupun pengurangan jam belajar bagi sekitar 450-an siswa di sekolah tersebut. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga akan tetap berlanjut.
"Dari pihak kepolisian menyampaikan kondisinya sudah aman dan tentunya kami akan melaksanakan kegiatan termasuk MPLS ini seperti biasa. Perbedaannya, untuk besok kami bersinergi dengan pihak kepolisian dan Dinas PPAPP Pemprov DKI," ujar Santoso di lokasi, Senin (13/7).
Santoso menambahkan, berdasarkan komunikasi langsung di lapangan, sejauh ini belum ditemukan indikasi trauma yang mendalam pada guru maupun siswa. Pihaknya sempat melakukan diskusi bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif.
"Kalau mengarah ke traumatik, tidak. Karena ya masih bisa komunikasi, melaksanakan kegiatan yang lainnya, bahkan kami sempat diskusi bersama juga," ucapnya.
Pendampingan Psikologis dan Edukasi Mitigasi di Sekolah
Untuk memulihkan rasa aman di lingkungan sekolah, Direktorat Reserse Kriminal PPA-PPO Polda Metro Jaya akan turun langsung ke lokasi esok hari. Aparat kepolisian bersama Dinas Pendidikan akan membaur dalam agenda sekolah yang sudah ada untuk memberikan penguatan mental.
Direktur Reserse Kriminal PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, menjelaskan bahwa kehadirannya diperlukan untuk memitigasi dampak kecemasan pasca-insiden.
"Besok kita akan melakukan kegiatan-kegiatan edukasi untuk memitigasi dampak daripada risiko peristiwa yang terjadi pada hari ini. Kita lebih ke penguatan ya mental psikologis anak supaya mereka siap, mereka tidak terdampak dengan isu-isu info-info apapun yang membuat mereka menjadi takut," kata Kombes Pol. Rita.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
