
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.(Pemkot Tangsel)
JawaPos.com - Wali Kota Tangerangan Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie lebih memilih skema sewa mobil dinas ketimbang melakukan pengadaan baru untuk jajarannya di Pemkot Tangsel. Langkah itu dilakukan sebagai upaya penghematan dan pencegahan kebocoran anggaran.
Meski kebijakan tersebut dinilai baik, Pengamat Kebijakan Publik Yanuar Winarko menyatakan bahwa Inspektorat dan instansi terkait tetap harus melakukan pengawasan secara ketat terhadap eksekusi kebijakan tersebut di lapangan. Service Level Agreement (SLA) dalam kontrak harus dikunci rapat agar akuntabel.
”Secara prinsip kebijakan publik, skema sewa ini adalah best practice yang sudah diterapkan di banyak negara maju dan korporasi berskala global. Langkah Pemkot Tangsel sudah berada di jalur yang benar demi mewujudkan APBD yang sehat, ramping, dan tepat sasaran,” kata dia pada Sabtu (11/7).
Berdasar data, anggaran sewa mobil dinas di Pemkot Tangsel pada 2026 mencapai angka Rp 19,95 miliar. Dilihat dari perspektif tata kelola keuangan dan regulasi tata ruang hukum, langkah yang diambil Benyamin Davnie dinilai sebagai strategi mitigasi risiko fiskal yang tepat.
Yanur mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut perlu dilihat secara utuh melalui kacamata Total Cost of Ownership (TCO) atau total biaya kepemilikan aset. Selain itu, dar aspek legalitas skema sewa mobil dinas sudah dilandasi aturan hukum yang sangat kuat.
Yakni lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara atau Daerah. Dalam regulasi tersebut, pemerintah daerah (pemda) diberikan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan operasional melalui mekanisme sewa untuk menghindari penumpukan aset yang tidak produktif.
”Selain itu, Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 9 Tahun 2021 juga telah mempermudah proses tersebut melalui e-purchasing dan e-catalogue, sehingga pengadaannya transparan, akuntabel, dan menutup celah kongkalikong,” terang dia.
Karena itu, secara hukum kebijakan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia menilai langkah Pemkot Tangsel dengan menggunakan skema sewa mobil dinas sudah tepat. Dia menekankan bahwa pemerintah adalah penyedia layanan masyarakat, bukan perusahaan logistik yang harus memiliki armada fisik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
