
Dishub Surabaya melengkapi kode QRIS pada rompi jukir untuk meminimalisir kecurangan parkir digital di lapangan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Sejak awal penerapannya, sistem parkir digital di Kota Surabaya mendapat aksi protes dari juru parkir (jukir). Ulah nakal jukir untuk menghindari pembayaran non tunai pun masih ditemukan di lapangan.
Modusnya beragam, mulai dari beralasan menggantikan teman yang sedang ke kamar mandi atau ada urusan mendadak, tidak membawa kertas barcode QRIS, hingga alasan handphone mati dan tidak ada kuota.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya merilis dua inovasi sistem pengawasan baru di titik parkir digital untuk mempersempit ruang gerak jukir liar, yang berimbas pada kebocoran PAD.
Plt Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan guna meminimalisir ulah juru parkir nakal, pihaknya memasang foto jukir yang bertugas di setiap papan rambu di titik parkir digital atau non tunai.
"Kami juga melengkapi 900 jukir dengan rompi khusus yang memiliki kode QRIS di bagian saku dada. Sisi kanan rompi digunakan untuk pembayaran kendaraan R2 dan sisi kiri untuk kendaraan R4,” ujarnya, Minggu (14/6).
Dengan inovasi tersebut, masyarakat yang ingin membayar parkir secara non-tunai melalui layanan m-banking, cukup memindai kode QRIS yang terpasang di bagian dada rompi jukir, lalu menunjukkan bukti transaksi kepada petugas.
"Selain itu, Dishub juga memfasilitasi jukir dengan mesin pembayaran kartu uang elektronik (kartu tol) dan voucher parkir. Jadi tidak ada alasan lagi handphone jukir mati atau tidak ada kuota," sambungnya.
Trio menilai sistem pembayaran non-tunai dapat menghilangkan stigma negatif terkait pengelolaan dana parkir. Sebab, seluruh transaksi tercatat secara transparan, sehingga bisa meminimalisir kebocoran PAD.
Oleh karena itu, Trio mengajak warga Kota Pahlawan untuk lebih jeli dan berani menolak melakukan pembayaran tunai, terlebih apabila menemukan kejanggalan identitas jukir di lapangan.
“Kami meminta warga Surabaya, manakala melihat petugas parkir wajahnya tidak sesuai dengan foto yang ada di papan rambu, mohon untuk tidak dibayar. Jangan lakukan pembayaran," pungkas Trio. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022