
Kepala Dinas Kominfo Tangsel TB Asep Nurdin. (Pemkot Tangsel)
JawaPos.com - Transformasi digital di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bukan sekedar terobosan administrasi. Beberapa aplikasi seperti E-PKK da E-Dasawisma terbukti efektif. Kini kedua aplikasi tersebut menjadi percontohan nasional hingga jadi rujukan pemerintah daerah (pemda) lain seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel TB Asep Nurdin menyampaikan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan. Sehingga terobosan terus dilakukan oleh jajarannya. Contohnya adalah E-PKK dan E-Dasawisma yang dirancang sebagai salah satu pilar penting dalam penguatan ekosistem Satu Data Tangsel.
”Melalui sistem ini, kader di lapangan mampu menyuplai data riil secara realtime, mulai dari angka stunting, kesejahteraan keluarga, hingga potensi ekonomi mikro. Tugas Diskominfo adalah memastikan infrastruktur jaringan aman dan data tersebut mengalir menjadi dashboard analitik yang siap digunakan oleh pemerintah,” terang dia pada Jumat (12/6).
Dengan basis data tersebut, pemerintah bisa melakukan intervensi kebijakan yang cepat dan tepat. Menurut Asep, digitalisasi tersebut secara langsung berdampak dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat di Tangsel. Diantaranya, basis data E-Dasawisma yang diperbarui secara berkala oleh kader lingkungan untuk memastikan akurasi.
”Penyaluran bantuan sosial atau insentif ekonomi akan jauh lebih tepat sasaran. Risiko salah sasaran atau data ganda bisa kami tekan seminimal mungkin karena datanya diverifikasi langsung dari bawah,” imbuhnya.
Tidak sampai di situ, Asep menyatakan bahwa integrasi data kini menjadi kunci dalam ikhtiar percepatan penanganan isu kesehatan dan penguatan ekonomi lokal di level keluarga. Termasuk diantaranya dalam penanganan stunting dan tumbuh kembang anak. Dengan integrasi tersebut, data-data dapat dimonitor oleh puskesmas dan dinas kesehatan.
”Sehingga intervensi gizi buruk bisa dilakukan hari itu juga tanpa birokrasi yang berbelit,” imbuhnya.
Selain itu, pemberdayaan juga semakin baik. Sebab, data pelaku UMKM binaan PKK di setiap kelurahan langsung terpetakan secara makro. Data tersebut memudahkan Dinas Koperasi dan UKM Tangsel melaksanakan program pelatihan dan bantuan modal usaha yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Asep menyebut, akurasi tata kelola berbasis digital itu yang kemudian menarik perhatian TP PKK Kabupaten Paser, Kaltim untuk datang langsung ke Tangsel dan mengadopsi sistem serupa. Rombongan delegasi tersebut diterima langsung oleh Ketua TP PKK Kota Tangsel Tini Indrayanthi Benyamin.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
