Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juni 2026 | 02.10 WIB

Sah! Suhud Alynudin Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta yang Baru, Siap Genjot Pembiayaan Kreatif

Ketua DPRD DKI Jakarta sisa masa jabatan 2024–2029 Suhud Alynudin usai pelantikan, Senin (8/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ketua DPRD DKI Jakarta sisa masa jabatan 2024–2029 Suhud Alynudin usai pelantikan, Senin (8/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Suhud Alynudin resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta sisa masa jabatan 2024–2029. Politisi dari Fraksi PKS ini menggantikan Khoirudin setelah melalui prosesi pengucapan sumpah jabatan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6).

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.4-937 Tahun 2026. Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Nugroho Setiadji.

Sesaat setelah resmi menjabat, Suhud langsung dihadapkan pada tantangan besar, salah satunya adalah kondisi anggaran Jakarta yang sedang tidak sehat.

Menanggapi tantangan tersebut, Suhud menegaskan bahwa fokus utamanya di awal masa jabatan adalah menggenjot perekonomian daerah. Langkah konkret yang akan diambil adalah merumuskan regulasi yang membuka ruang bagi pembiayaan alternatif (creative financing).

"Yang paling mendasar saya akan mendorong peningkatan ekonomi melalui peraturan daerah yang ada. Ada beberapa perda yang diperlukan untuk mendorong creative financing," kata Suhud di DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6).

Masalah defisit APBD DKI Jakarta memang menjadi sorotan utama sang ketua baru. Menurutnya, Jakarta butuh terobosan cepat agar kondisi keuangan daerah tidak mengganggu pembangunan dan pelayanan publik.

"Kita tahu, APBD DKI sekarang ini kan masih defisit, ya. Nah, sehingga diperlukan terobosan-terobosan, creative financing yang memungkinkan Jakarta tidak terganggu terhadap kondisi ekonomi yang ada," ucap Suhud.

Suhud menilai Jakarta sebenarnya masih memiliki banyak potensi pendapatan daerah yang belum digarap secara maksimal. Oleh karena itu, DPRD DKI akan mendorong kebijakan baru bersama Gubernur, termasuk memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Ada beberapa perda dan juga kebijakan Gubernur yang memang harus kita dorong, agar Jakarta bisa mendapatkan sumber-sumber pendapatan dari yang, dari yang sudah ada, ya. Karena banyak peluang saat ini yang belum dioptimalkan," ucap Suhud.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore