Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 20.11 WIB

Kronologi Bocah 9 Tahun di Bogor Tewas Diserang Anjing Pemburu, Jaro Ade Desak Polisi Usut Tuntas!

 

Lokasi kejadian seorang bocah berusia 9 tahun meninggal diduga usai diserang anjing pemburu. Petugas TNI AD dan polisi mengevakuasi jasad korban. (Tangkapan layar video warga)

JawaPos.com - MAS, bocah berusia 9 tahun di Kabupaten Bogor, tewas mengenaskan diserang sekelompok anjing pemburu, di area persawahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga. Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini demi memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Jaro Ade menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas hilangnya nyawa bocah malang asal Cigudeg tersebut.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Jaro Ade, dikutip dari Radar Bogor (JawaPos Group), Senin (8/6).

Jaro Ade Desak Proses Hukum Transparan

Bagi Jaro Ade, kasus yang merenggut nyawa anak-anak tidak boleh dianggap sepele dan harus diselesaikan dengan kejelasan hukum yang mutlak.

"Baik itu musyawarah maupun proses hukum, kamu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga, apa pun keputusan keluarga harus dihormati oleh semua pihak," katanya.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat Bogor ini meminta aparat penegak hukum bergerak cepat secara profesional dan transparan agar pihak keluarga mendapatkan ketenangan.

"Berikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Jangan sampai ada pihak yang menghindari tanggung jawab atas kejadian yang sangat memilukan ini," tegasnya.

Kronologi Bocah 9 Tahun Diserang Anjing Pemburu

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang merupakan warga Kampung Tipar, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, awalnya sedang asyik bermain dan berjalan menyusuri aliran sungai irigasi.

Nahas, di saat bersamaan, kawanan anjing pemburu babi hutan melintas dan langsung menyerang korban secara brutal.

Sekretaris Desa Sipak, Firdaus, membenarkan adanya insiden berdarah yang menggegerkan warga setempat tersebut.

"Korban ditemukan di area persawahan dekat sungai irigasi, kondisinya sudah penuh luka," ujar Firdaus.

Menurut saksi mata, serangan terjadi sangat cepat dan mengerikan. Warga yang berada di lokasi sempat mencoba menolong korban, namun mereka gentar karena jumlah anjing yang menyerang sangat banyak.

"Korban diserang sekitar 4 ekor anjing, warga yang melihat kejadian tidak bisa mengusir anjing-anjing tersebut sehingga meminta bantuan warga lainnya," jelas Firdaus.

Anjing-anjing agresif tersebut diketahui milik rombongan pemburu babi hutan dari luar daerah yang datang menggunakan mobil ke wilayah Jasinga. Firdaus mengungkapkan, kedatangan rombongan tersebut membawa puluhan anjing yang kini memicu keresahan warga.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore