
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Diaz Yudhistira J. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DN tak berkutik saat diringkus polisi di kediamannya kawasan Petir, Tangerang, pada Rabu dini hari (3/6). DN ditangkap oleh Unit Kriminal Umum (Krimum) Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat setelah nekat membobol sebuah rumah kosong di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Aksi nekat IRT tersebut tergolong berani karena ia menyasar rumah yang ditinggal penghoninya dalam waktu singkat. Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Modus Pelaku Incar Rumah Kosong
Penangkapan DN berawal dari laporan korban yang kemalingan pada Senin (25/5) sore lalu. Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi karena ditinggal pemiliknya keluar sebentar untuk membeli makanan.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Diaz Yudhistira J menuturkan, pelaku memang sengaja berburu rumah yang lengah dari pengawasan.
"Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku menyasar rumah-rumah yang tidak terkunci atau sedang kosong. Setelah memastikan situasi aman, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil sejumlah barang berharga milik korban," ujar AKP Diaz Yudhistira J, Rabu (3/6).
Dari hasil membobol rumah kosong tersebut, DN sukses menggasak satu unit sepeda motor, uang tunai, dan aset berharga lain. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp55 juta. Kepada penyidik, DN berdalih uang hasil curian tersebut habis digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Meski begitu, polisi masih mendalami motif lain di balik aksi kriminal ini.
Pilu Korban: Tabungan Umroh Ibu Lenyap
Di balik kasus kriminal ini, ada kisah pilu yang menyayat hati dari pihak korban. Raka Fauzan, 21, salah satu anggota keluarga korban, membeberkan bahwa uang yang digondol pelaku merupakan dana yang dikumpulkan dengan susah payah.
"Yang hilang itu uang arisan dan celengan umroh. Orang tua sudah menabung cukup lama untuk rencana berangkat umroh tahun depan. Karena kejadian ini, rencana tersebut terpaksa harus ditunda," ungkap Raka.
Belajar dari kasus pembobolan rumah di Kembangan ini, Polres Metro Jakarta Barat meminta masyarakat untuk ekstra waspada. Warga diimbau untuk selalu mengunci pintu rumah dengan rapat, bahkan saat keluar rumah dalam durasi yang sangat singkat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
