Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 04.44 WIB

Viral Penipuan WO di Bekasi, Polisi Minta Korban Ajukan Laporan

Suasana pernikahan tanpa dekorasi dan makanan diduga menjadi korban penipu oleh Wedding Organizer (WO) di Bekasi, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/Instagram/@meislvy - Image

Suasana pernikahan tanpa dekorasi dan makanan diduga menjadi korban penipu oleh Wedding Organizer (WO) di Bekasi, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/Instagram/@meislvy

JawaPos.com - Viral calon pengantin menjadi korban dugaan penipuan WO dan tidak bisa menggelar pesta pernikahan di Bekasi sesuai yang dijanjikan. Hal ini membuat Polres Metro Jakarta Timur angkat bicara.

Polisi meminta para korban dugaan penipuan oleh penyelenggara pernikahan (wedding organizer/WO) membuat laporan kepolisian.

"Silakan lapor, calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Bayu Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (24/8).

Bayu menyebut pihaknya siap menerima laporan dari calon pengantin maupun pihak lain yang merasa dirugikan atas dugaan penipuan tersebut.

Hal itu disampaikan menyusul viralnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi resepsi pernikahan di salah satu gedung di Bekasi berlangsung secara sederhana tanpa dekorasi dan konsumsi yang semestinya disiapkan pihak WO.

Menurut Bayu, lokasi gudang atau kantor WO yang diduga melakukan penipuan tersebut berada di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Oleh karena itu, Polres Metro Jakarta Timur siap menangani laporan apabila para korban resmi membuat pengaduan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Bayu juga membenarkan bahwa pada Sabtu (23/5), sudah ada warga yang mendatangi Polres Metro Jakarta Timur untuk berkonsultasi terkait dugaan penipuan oleh WO tersebut.

Namun, polisi masih menunggu kepastian status hukum pihak yang datang melapor.

"Yang datang kemarin itu orang yang pesta pernikahannya belum sesuai jadwal perjanjian. Jadi belum tahu apakah akan terlaksana atau tidak. Cuma klien yang datang kemarin itu belum bisa kita katakan sebagai korban," jelas Bayu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore