
Stakeholder menggelar simulasi pengamanan terminal gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Teluk Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Keamanan fasilitas energi nasional kini menghadapi tantangan baru yang lebih kompleks. Penggunaan drone ilegal dan potensi sabotase fisik kini menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi demi menjaga stabilitas pasokan energi seperti di FSRU di Teluk Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, PT Nusantara Regas menggelar simulasi ISPS Code Table Top Exercise 2026 di Kelapa Gading, Jakarta Utara (12/5). Simulasi ini fokus pada skenario pengoperasian drone di area terbatas dan penanganan sabotase pada Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Teluk Jakarta.
FSRU merupakan infrastruktur strategis yang berfungsi sebagai terminal gas alam cair terapung. Jika fasilitas ini terganggu, distribusi energi nasional bisa lumpuh dan membahayakan keselamatan operasional di perairan.
Baca Juga:Tangkap 2 Orang Tersangka, Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kilogram Merkuri
Direktur Operasional PT Nusantara Regas Mahfud Fauzi menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman non konvensional.
”Kegiatan ini bertujuan untuk menguji ketangkasan, koordinasi, serta kesiapsiagaan seluruh personel dan pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi ancaman non-konvensional yang kian berkembang,” ujar Mahfud Fauzi.
Pengamanan objek vital nasional tidak bisa dilakukan sendirian. Nusantara Regas menggandeng berbagai instansi maritim, mulai dari KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu, Polairud, hingga Satrol TNI AL.
Sesuai dengan standar International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, protokol komunikasi, dan respons cepat menjadi kunci utama dalam menghalau gangguan.
”Melalui simulasi ancaman drone dan sabotase ini, kita memperkuat protokol komunikasi dan respons cepat sesuai standar International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code,” ujar Mahfud.
”Kita harus selalu selangkah lebih maju dari potensi ancaman yang ada demi menjamin ketersediaan energi nasional tetap aman tanpa gangguan,” sambung dia.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
