
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan kepala Samsas Soekarno-Hatta, Kota Bandung karena tidaj mengindahkan SE yang isinya boleh membayar pajak tahunan kendaraan tanpa KTP pemilik sebelumnya. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)
JawaPos.com - Viral di media sosial pernyatan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tentang dana kompensasi imbas dari penutupan sementara aktivitas pertambangan di tiga kecamatan untuk wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Dalam video itu, Dedi Mulyadi yang kerap disapa KDM membongkar fakta mengejutkan tentang data jumlah orang yang seharusnya mendapatkan dana kompensasi tambang.
Data yang sebenarnya hanya sekitar 3000-an orang, baik mereka yang bekerja di perusahaan tambang atau mereka yang mencari penghasilan di jalan, bekerja di sektor informal dari aktivitas pertambangan.
Namun, Pemerintah Provinsi Jawa Barat justru dituntut untuk membayarkan dana kompensasi untuk sekitar 18 ribu orang.
"Kepala desanya mengajukan 18 ribu. Kalau 18 ribu tidak diberi maka akan begini, akan begini, akan begini," cerita KDM.
Berhubung jumlah orang yang diberikan membengkak berkali lipat karena turut memasukkan mereka yang sebenarnya tidak berhak menerima, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sanggup apabila harus membayarkan dana kompensasi secara rutin setiap bulan selama beberapa bulan.
"Sehingga, yang tadinya saya menghitung kalau 3.000 dikasih misalnya Rp 3 juta, maka itu 6 bulan cukup diberikan kompensasi tiap bulan. Tapi kan yang mengajukannya 18.000, alokasi untuk yang 6 bulan itu hanya diberikan sekali," tutur Dedi Mulyadi.
Uniknya, kepala desa itu berani 'menekan' KDM untuk memberikan dana kompensasi tambang bagi sekitar 15 ribu orang yang sebenarnya tidak berhak menerimanya.
"Karena jumlahnya itu dimasukkan semua, semua warga yang kerja tambang dan yang tidak kerja di tambang dimasukkan harus menerima, ya sudah kita penuhi," kata KDM.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
